Lanal Karimun Sergap Boat Pancung Pembawa Belasan PMI Non Prosedural dari Malaysia

- Author

Selasa, 6 Agustus 2024 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Tekong Boat Pancung pembawa belasan PMI asal Malaysia digiring Petugas Lanal Karimun saat konferensi pers oleh Lanal TBK, Selasa, 6 Agustus 2024. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Dua Tekong Boat Pancung pembawa belasan PMI asal Malaysia digiring Petugas Lanal Karimun saat konferensi pers oleh Lanal TBK, Selasa, 6 Agustus 2024. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Tim F1QR Pangkalan TNI Angkatan Laut (LANAL) Tanjung Balai Karimun menegah boat pancung bermuatan 11 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal dari Malaysia, Senin, 5 Agustus 2024.

Belasan PMI Ilegal itu masuk ke Perairan Indonesia melalui jalur tidak resmi dan tanpa dilengkapi dokumen-dokumen sesuai perundang-undangan. Penegahan itu dilakukan di sekitar Perairan Combol, Kecamatan Sugie Besar sekira pukul 02.30 WIB.

Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Anro Casanova mengatakan, penegahan terhadap boat pancung pembawa PMI ini dilakukan di Perairan Combol, Sugie Besar.

“Penyergapan dilakukan di Perairan Combol, Sugie Besar, terhadap boat pancung bermesin 40 PK yang membawa 11 PMI Non Prosedural,” kata Letkol Laut (P) Anro Casanova.

Ia mengatakan, boat pancung bermuatan PMI Non Prosedural itu dikendalikan oleh Az (27) asal Belakang Padang selaku tekong dan dibantu Ed (29) yang juga berasal dari Kecamatan Belakang Padang.

“Ada satu orang lagi yang masih kami lakukan pendalaman, yakni pelaku utama penyeludupan PMI ini. Inisialnya DN asal Pulau Judah,” kata Danlanal.

Disebutkan Danlanal, 11 PMI ini diketahui membayar para pelaku untuk bisa masuk ke Indonesia. Mereka dijemput awalnya menggunakan Speed Boat bermesin 200 PK dari Malaysia, dan kemudian transit ke Boat Pancung bermesin 40 PK untuk dibawa ke Batam.

“Sesaat setelah transit itu kami lakukan penyergapan. Kami amankan 2 Orang pelaku, dan 11 PMI,” ujarnya.

Danlanal merincikan, sebelas PMI itu, masing-masing dua orang asal Jawa Tengah, Dua Orang Jawa Timur, Satu orang dari Sumatera Utara, dan enam dari Lomok, Nusa Tenggara Barat.

“Rencananya mereka akan diantar ke Batam, dan nanti baru akan dipulangkan ke daerah masing-masing,” katanya.

Lebih lanjut, Danlanal mengatakan, usai penangkapan ini, rencananya belasan PMI Non Prosedural tersebut akan dilimpahkan ke P2MI untuk proses pemulangan ke daerah asal.

“Kami akan terus melakukan pendalaman dan terus meningkat patroli bersama pihak-pihak terkait, sebagaimana penekanan dari Panglima Koarmada I untuk terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas masuknya PMI Non Prosedural dam kejahatan lainnya yang berpotensi terjadi,” ujarnya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam
PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan
Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili
Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang
Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan
Puting Beliung Terjang Perumahan Gladiola Karimun, 11 Rumah Rusak Parah
Bupati dan Wakil Bupati Karimun Tegaskan Penataan Pasar Berpihak pada Masyarakat
Hanyut ke Malaysia, Dua Nelayan Karimun Diselamatkan dalam Operasi Gabungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam

Jumat, 17 April 2026 - 10:05 WIB

PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan

Rabu, 15 April 2026 - 16:17 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

Rabu, 15 April 2026 - 16:07 WIB

Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang

Rabu, 15 April 2026 - 12:46 WIB

Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan

Berita Terbaru