KARIMUN, KepriHeadline.id – Seorang pria berinisial J (44) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya di Jalan Sei Pasir, RT 005/RW 002, Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Senin (30/3/2026) malam.
Kapolsek Meral, AKP Adi Chandra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sekitar pukul 19.55 WIB di area dapur rumah.
“Korban ditemukan dalam keadaan tergantung. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban,” ujar Adi saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat korban bersama istri dan anaknya makan malam sekitar pukul 18.15 WIB. Tidak lama kemudian, korban dan istrinya masuk ke kamar untuk membicarakan persoalan rumah tangga.
Sekitar pukul 19.20 WIB, korban sempat mengemas pakaian dengan rencana pulang ke rumah orang tuanya di kawasan Pamak, Kecamatan Tebing. Namun, selang beberapa menit kemudian, situasi berubah.
Anak korban yang keluar dari kamar menuju dapur tiba-tiba berlari keluar rumah. Menyusul hal tersebut, sang istri kemudian menuju dapur dan mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung.
Warga sekitar yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Meral bersama tim Inafis Polres Karimun tiba di lokasi sekitar pukul 20.40 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani untuk dilakukan visum et repertum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Hasil visum menunjukkan adanya tanda-tanda khas gantung diri, seperti bintik pendarahan pada mata dan wajah, kebiruan pada bibir dan kuku, serta bekas jeratan di leher. Tidak ditemukan tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, di antaranya seutas tali, ember cat, serta pakaian yang dikenakan korban.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan keluarga korban terkait proses pemakaman.
“Kasus ini masih dalam penanganan. Kami juga terus menggali keterangan dari para saksi,” kata Adi.
Korban diketahui telah dipulangkan ke rumah duka di kawasan Pamak dan rencananya akan dimakamkan pada Selasa pagi.
(*)
Disclaimer: Muatan dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun untuk melakukan tindak serupa. Bagi Anda yang memiliki merasakan gejala depresi dengan kecenderungan pemikiran bunuh diri, segeralah berkonsultasi dengan pihak yang bisa membantu seperti psikolog, psikiater maupun klinik kesehatan mental yang ada di wilayah Anda.
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







