Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

- Author

Rabu, 15 April 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

KARIMUN, KepriHeadline.id –  Mantan Kepala Desa (Kades) Sanglar, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, berinisial SN alias Sandri, segera menjalani persidangan kasus dugaan korupsi dana desa di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Perkara tersebut telah resmi dilimpahkan oleh Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Karimun di Moro setelah proses penyidikan dinyatakan rampung. Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana desa dalam kurun waktu 2019 hingga 2022.

Kepala Subseksi Pidana Umum dan Pidana Khusus Cabjari Karimun di Moro, Teriman Halawa, mengatakan jadwal sidang perdana telah ditetapkan oleh pengadilan.

“Berkas perkara sudah kami limpahkan ke PN Tanjungpinang. Sidang perdana akan digelar Senin, 20 April 2026,” ujar Teriman, Rabu (15/4/2026).

Sidang perdana dijadwalkan dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kasus ini mencuat setelah penyidik menemukan indikasi ketidakwajaran dalam pengelolaan anggaran desa selama SN menjabat sebagai kepala desa pada periode 2016–2022.

Berdasarkan hasil penyidikan, terdakwa diduga tidak mampu mempertanggungjawabkan sejumlah anggaran yang telah dicairkan untuk berbagai kegiatan desa.

“Ditemukan adanya dugaan penyelewengan dana pada proyek pembangunan serta renovasi bangunan desa dalam kurun waktu 2019–2022,” kata Teriman.

Hasil audit menyebutkan, perbuatan terdakwa menyebabkan kerugian keuangan negara mencapai Rp329 juta.

Dalam perkara ini, jaksa menerapkan dakwaan berlapis. Terdakwa dijerat dengan Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, dalam dakwaan subsidair, jaksa juga menggunakan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Saat ini, SN telah ditahan guna mempermudah proses persidangan. Pihak kejaksaan menegaskan akan mengawal perkara ini hingga tuntas, termasuk upaya pemulihan kerugian keuangan negara.

(*)

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang
Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan
Puting Beliung Terjang Perumahan Gladiola Karimun, 11 Rumah Rusak Parah
Bupati dan Wakil Bupati Karimun Tegaskan Penataan Pasar Berpihak pada Masyarakat
Hanyut ke Malaysia, Dua Nelayan Karimun Diselamatkan dalam Operasi Gabungan
Tim SAR Gabungan Evakuasi Dua Nelayan Karimun yang Hanyut hingga Perairan Malaysia
PKB Karimun Konsolidasi di Muscab 2026, Targetkan Tambahan Kursi DPRD
Pemkab Karimun Lanjutkan Program Seragam Gratis 2026, Kemenag Usulkan Madrasah Ikut Program

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:17 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

Rabu, 15 April 2026 - 16:07 WIB

Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang

Rabu, 15 April 2026 - 12:46 WIB

Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan

Selasa, 14 April 2026 - 13:31 WIB

Puting Beliung Terjang Perumahan Gladiola Karimun, 11 Rumah Rusak Parah

Senin, 13 April 2026 - 19:48 WIB

Hanyut ke Malaysia, Dua Nelayan Karimun Diselamatkan dalam Operasi Gabungan

Berita Terbaru