KARIMUN, KepriHeadline.id – Sebanyak 11 rumah di Komplek Perumahan Gladiola Tahap I dan III, Kelurahan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, Selasa (14/4/2026) sekira pukul 10.15 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi sesaat sebelum hujan deras mengguyur kawasan permukiman. Warga menyebut pusaran angin muncul tiba-tiba dan langsung menyapu bagian atap rumah.
Ketua Perumahan Gladiola, Ari, mengatakan angin bergerak dari wilayah yang lebih rendah menuju dataran yang lebih tinggi, sehingga berdampak luas pada bangunan warga.
“Angin datang sebelum hujan. Atap-atap rumah beterbangan. Warga yang berada di dalam rumah langsung keluar untuk menyelamatkan diri,” ujar Ari saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, kondisi sempat mencekam karena angin datang sangat cepat dan menghantam rumah-rumah yang tengah berpenghuni.
“Tidak lama setelah angin reda, hujan turun dengan intensitas sangat lebat,” katanya.
Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karimun bersama aparat kelurahan dan kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan awal.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Karimun, Afriandy, menyebutkan dari hasil pendataan sementara terdapat 11 rumah terdampak dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.
“Rinciannya, lima rumah mengalami kerusakan pada bagian teras, dan enam rumah rusak di bagian atap dapur. Empat rumah di antaranya masuk kategori rusak berat,” ujar Afriandy.
Menurut dia, sejumlah atap rumah bahkan terlempar hingga ke bangunan di sekitarnya akibat kuatnya hembusan angin.
Hingga Selasa siang, petugas BPBD bersama warga masih melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang berserakan di jalan dan halaman rumah. Kegiatan gotong royong dilakukan untuk mencegah potensi bahaya jika terjadi angin susulan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






