RSUD Muhammad Sani Karimun Tegaskan Tak Ada Pelarangan bagi Angkutan Umum dan Transportasi Online Antar-Jemput Pasien

- Author

Rabu, 25 Juni 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Muhammad Sani. Foto: Istimewa/Zaki

RSUD Muhammad Sani. Foto: Istimewa/Zaki

Karimun, KepriHeadline.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang kendaraan umum, baik angkutan konvensional maupun transportasi daring, untuk mengantar dan menjemput pasien.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya kabar soal pembatasan transportasi yang beroperasi di kawasan rumah sakit.

Humas RSUD Muhammad Sani, Anriani, menjelaskan bahwa pengaturan dilakukan semata demi menjaga kenyamanan dan keamanan pasien serta kelancaran arus kendaraan.

“Siapa pun boleh menjemput pasien, baik itu angkutan konvensional maupun transportasi online. Tidak ada pelarangan dari pihak rumah sakit, selama tidak berhenti terlalu lama atau ngetem di area rumah sakit,” ujar Anriani, Selasa, 24 Juni 2025.

Ia menambahkan, pengaturan ini dibuat menyusul sejumlah insiden yang terjadi di lingkungan rumah sakit dan dinilai mengganggu layanan kesehatan.

Salah satu kejadian sempat memicu ketegangan antar kelompok pengemudi yang saling berebut penumpang hingga berujung pada aksi cekcok di depan pos keamanan RSUD.

“Pernah terjadi pasien yang terganggu karena kendaraan yang mengantar dicegat oleh kelompok tertentu. Bahkan ada yang bertanya-tanya ke pengemudi di lobi, itu membuat pasien dan keluarga merasa tidak nyaman,” katanya.

Menurut Anriani, situasi seperti itu dapat menghambat proses pelayanan dan menimbulkan antrean kendaraan di lobi rumah sakit.

“Prioritas kami adalah keselamatan dan kenyamanan pasien. Rumah sakit tidak berpihak pada kelompok mana pun, selama aturan dipatuhi,” ujarnya.

RSUD Muhammad Sani juga telah menerbitkan pengumuman resmi yang mengatur sejumlah ketentuan bagi seluruh pengemudi angkutan umum dan transportasi daring. Beberapa poin penting dalam pengumuman tersebut antara lain:

  • Kendaraan hanya diperbolehkan menurunkan atau menaikkan pasien di titik yang telah ditentukan, yakni di area lobi dan basement rumah sakit.
  • Supir dilarang merokok di lingkungan RSUD.
  • Tidak diperkenankan membuat keributan atau mengganggu kenyamanan pasien dan pengunjung.
  • Kendaraan tidak diperkenankan berhenti sembarangan yang dapat menghambat lalu lintas, terutama akses kendaraan darurat seperti ambulans.

Pihak rumah sakit berharap seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan suasana yang tertib dan aman di lingkungan RSUD Muhammad Sani demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara
Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam
PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan
Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili
Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang
Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan
Puting Beliung Terjang Perumahan Gladiola Karimun, 11 Rumah Rusak Parah
Bupati dan Wakil Bupati Karimun Tegaskan Penataan Pasar Berpihak pada Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:33 WIB

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam

Jumat, 17 April 2026 - 10:05 WIB

PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan

Rabu, 15 April 2026 - 16:17 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

Rabu, 15 April 2026 - 16:07 WIB

Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang

Berita Terbaru

Dua tersangka dugaan korupsi surat tanah di Desa Pangke digiring ke Mobil Tahanan.

KARIMUN

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:33 WIB