Anak Wakil Bupati Karimun Dituntut Hukuman 20 Tahun Penjara

- Author

Kamis, 14 Maret 2024 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses sidang di Ruang Persidangan Pengadilan Negeri Karimun. Foto: Istimewa

Proses sidang di Ruang Persidangan Pengadilan Negeri Karimun. Foto: Istimewa

Karimun, KepriHeadline.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa DA, anak dari Wakil Bupati Karimun dengan hukuman 20 tahun penjara atas keterlibatannya di dalam sindikat peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,9 kilogram.

Dalam amar tuntutan yang dibacakan oleh JPU dihadapan Majelis Hakim, DA bersama ketiga terdakwa lainnya berinisial MR, FA dan PN terbukti bersalah dan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun, Rezi Dermawan mengatakan, selain dituntut 20 tahun penjara, para terdakwa juga dikenakan denda pidana sebesar Rp10 miliar subsider 2 bulan penjara.

“Benar, JPU menutut DA dan ketiga terdakwa lainnya dengan hukuman 20 tahun penjara serta denda Rp10 miliar subsider 2 bulan kurungan,” ungkap Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun, M Rezi Dharmawan, Kamis, 14 Maret 2024.

Rezi menyampaikan, dari tuntutan JPU tersebut para terdakwa akan menyampaikan pembelaan yang akan dibacakan pada sidang selanjutnya pada tanggal 20 Maret 2024.

“Usai pembacaan tuntutan JPU, para terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya menyampaikan pembelaan atau pledoi saat sidang selanjutnya,” terang Rezi.

Diketahui, DA bersama ketiga rekannya ditangkap Satres Narkoba Polres Karimun pada bulan Agustus 2023 silam atas sindikat peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 1,9 kilogram.

Barang haram tersebut dibawa oleh pelaku dari negara Malaysia dan diseludupkan ke Kabupaten Karimun melalui pelabuhan tikus.

Dari hasil penggeledahan dan pengembangan kasus itu, pihak Kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 paket berukuran besar, 5 paket berukuran kecil, alat hisap (bong) dan uang tunai.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

[yop_poll id=”1″]

 

 

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Niat Cegah Penganiayaan, Warga di Belat Karimun Malah Dibacok Tetangga
Kepergok Curi Getah Karet, Pelaku Sempat Melawan dan Serang Warga dengan Gunting
BNNP Kepri Musnahkan 3,4 Sabu dan Cartridge Etomidate Hasil Penindakan Kanwil DJBC Kepri
Polisi Ungkap Dua Kasus Jambret di Batam, Tiga Tersangka Diamankan
Polsek Batam Kota Amankan Sepeda Motor Tanpa Tuan di Kawasan Hotel Kaliban
KJRI Johor Bahru Kawal Penanganan Hukum Dugaan Kekerasan terhadap Tiga PMI Asal Aceh
Lansia 67 Tahun Ditangkap Bawa Sabu dari Malaysia, Mengaku Dibayar Rp40 Juta
Polda Kepri Ungkap Kasus Narkoba di Batam, Sabu Senilai Ratusan Juta Rupiah Disita

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:31 WIB

Niat Cegah Penganiayaan, Warga di Belat Karimun Malah Dibacok Tetangga

Minggu, 27 September 2026 - 13:16 WIB

Kepergok Curi Getah Karet, Pelaku Sempat Melawan dan Serang Warga dengan Gunting

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WIB

BNNP Kepri Musnahkan 3,4 Sabu dan Cartridge Etomidate Hasil Penindakan Kanwil DJBC Kepri

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:01 WIB

Polisi Ungkap Dua Kasus Jambret di Batam, Tiga Tersangka Diamankan

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:16 WIB

Polsek Batam Kota Amankan Sepeda Motor Tanpa Tuan di Kawasan Hotel Kaliban

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB