JAKARTA, KepriHeadline.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan layanan pertanahan melalui program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) tetap berjalan normal selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Sebanyak 107 Kantor Pertanahan (Kantah) di seluruh Indonesia tetap membuka layanan pada Sabtu dan Minggu guna memudahkan masyarakat yang memiliki keperluan mengurus administrasi pertanahan di luar hari kerja.
Salah satu Kantah yang tetap beroperasi adalah Kantah Kabupaten Bogor I. Layanan PELATARAN di kantor tersebut dibuka setiap Sabtu dan Minggu pukul 08.00–12.00 WIB tanpa perubahan jam operasional selama Ramadan.
“Tidak ada perbedaan baik sebelum Ramadan maupun saat Ramadan, mungkin hanya jumlah pemohonnya saja. Saat sebelum Ramadan, pemohon di layanan PELATARAN bisa 80 lebih, kalau hari ini total sekitar 30-an pemohon,” ujar Manager on Duty Kantah Kabupaten Bogor I, Nur Fitriayu, Sabtu (21/2/2026).
Tujuh Layanan Prioritas
Selama Ramadan, Kantah Kabupaten Bogor I tetap melayani tujuh layanan prioritas, yakni:
- Pengecekan Sertipikat
- Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT)
- Hak Tanggungan Elektronik
- Roya (manual/elektronik)
- Peralihan Hak
- Pendaftaran Surat Keputusan (SK)
- Perubahan Hak Guna Bangunan (HGB)/Hak Pakai menjadi Hak Milik
Menurut Nur Fitriayu, pada hari tersebut mayoritas pemohon mengajukan SKPT, meminta informasi berkas melalui loket layanan pelanggan, serta melakukan pengambilan produk sertipikat.
“Seperti pada hari ini, banyak pemohon yang melakukan pengajuan SKPT, pengajuan informasi terkait berkas di loket customer service, bahkan pengambilan produk sertipikat di loket pengambilan,” ujarnya.
Proses Cepat dan Transparan
Salah satu pemohon, Dodi (51), mengaku terbantu dengan adanya layanan akhir pekan selama Ramadan. Ia datang untuk mengambil sertipikat tanah setelah mengurus peningkatan status hak atas rumahnya dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik.
“Saya sebelumnya diinfokan jika ada layanan akhir pekan dan tetap buka saat Ramadan, jadi saya ke sini saja hari ini,” kata Dodi.
Ia mengapresiasi proses pelayanan yang dinilai cepat dan transparan. Menurutnya, sejak tiba di kantor pertanahan, petugas langsung mengarahkan ke loket pengambilan.
“Tidak sampai 10 menit sudah selesai. Biayanya juga Rp50.000 dari awal hingga akhir saya urus sendiri,” ungkapnya.
ATR/BPN menegaskan, komitmen pelayanan publik tetap menjadi prioritas, termasuk di bulan Ramadan, guna memastikan masyarakat memperoleh layanan pertanahan yang profesional, modern, dan terpercaya.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







