Kantah Aceh Tamiang Selamatkan 75.000 Arsip Pertanahan Pascabanjir, Restorasi Libatkan Taruna STPN

- Author

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG – Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada 26–30 November 2025 menyisakan dampak serius, tak hanya bagi permukiman warga tetapi juga terhadap dokumen negara.

Curah hujan tinggi yang mengguyur tanpa henti menyebabkan hampir seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tamiang terendam banjir setinggi 4–5 meter. Lumpur setebal 1–2 meter menutup permukiman, fasilitas umum, hingga kantor pemerintahan.

Salah satu yang terdampak paling parah adalah Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Air dan lumpur merendam hampir seluruh ruangan, termasuk ruang arsip yang menyimpan puluhan ribu dokumen pertanahan.

Sekitar 75.000 buku tanah dan surat ukur terdampak banjir, belum termasuk warkah serta dokumen pendukung lainnya. Padamnya aliran listrik memperburuk kondisi sehingga proses penyelamatan tidak bisa segera dilakukan.

Kepala Kantah Kabupaten Aceh Tamiang, Evan Rahmaini, menegaskan bahwa dokumen tersebut merupakan bukti hak masyarakat yang memiliki nilai hukum sangat penting.

“Itu bukan sekadar arsip. Itu adalah bukti hak masyarakat. Kalau rusak atau hilang, yang terdampak adalah kepastian hukum warga,” ujar Evan dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).

Akses Terputus Dua Pekan

Evan baru dapat meninjau langsung kondisi kantor pada hari keenam setelah banjir. Saat itu, lumpur masih menutup lantai setinggi lutut dan rak arsip banyak yang roboh.

Selama dua minggu pertama pascabencana, akses menuju kantor terputus total untuk kendaraan dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Pada hari pertama, jajaran Kantah hanya mampu memetakan kerusakan. Strategi penyelamatan baru disusun pada hari kedua, termasuk menentukan dokumen prioritas yang harus segera dievakuasi.

Karena hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang terdampak, tidak ada lokasi yang layak untuk proses penyelamatan arsip. Bersama Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, diputuskan bahwa arsip akan dievakuasi ke wilayah terdekat yang relatif lebih aman, yakni Kabupaten Langkat, Kota Langsa, dan Kota Banda Aceh.

Restorasi Libatkan 30 Taruna STPN

Proses restorasi arsip kini dilakukan di lokasi evakuasi dengan dukungan 30 taruna dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Para taruna diterjunkan melalui program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan–Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP).

Menurut Arinaldi, sekitar 10 persen arsip atau kurang lebih 1,9 meter linier telah berhasil dibersihkan hingga saat ini. Tahap berikutnya akan difokuskan pada proses restorasi lanjutan oleh para taruna yang tengah menjalankan tugas praktik lapangan.

Di tengah keterbatasan sarana dan akses, Kantah Aceh Tamiang juga mulai memulihkan layanan kepada masyarakat meski untuk sementara waktu harus berpindah lokasi.

Upaya ini tidak hanya menyelamatkan arsip negara, tetapi juga menjaga kepastian hukum hak atas tanah masyarakat yang terdampak bencana.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BULOG Cetak Rekor, Pengadaan Beras Tembus 4,11 Juta Ton hingga Oktober 2026
BGN Uji Coba MBG Prasmanan di Kelas, Makanan Diantar Hangat dari Dapur SPPG
Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Dinilai Mudahkan Warga Kota Gorontalo
RUU Reforma Agraria Disiapkan untuk Atasi Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria
HANTARU ke-66, Kementerian ATR/BPN Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Mata Gratis
HANTARU 2026, Menteri Nusron Minta Transformasi Layanan Jadi Cara Kerja Sehari-hari
66 Tahun UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis Pertanahan dan Tata Ruang
Lampaui Target, LP2B Nasional Capai 87,63 Persen
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:04 WIB

BULOG Cetak Rekor, Pengadaan Beras Tembus 4,11 Juta Ton hingga Oktober 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:21 WIB

BGN Uji Coba MBG Prasmanan di Kelas, Makanan Diantar Hangat dari Dapur SPPG

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Dinilai Mudahkan Warga Kota Gorontalo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:46 WIB

RUU Reforma Agraria Disiapkan untuk Atasi Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria

Selasa, 29 September 2026 - 08:49 WIB

HANTARU ke-66, Kementerian ATR/BPN Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Mata Gratis

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB