Dibimbing RELIMA Perpusnas, 14 Siswa MAN Karimun Terbitkan Buku Antologi Cerpen

- Author

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dibimbing RELIMA Perpusnas, 14 Siswa MAN Karimun Terbitkan Buku Antologi Cerpen

Dibimbing RELIMA Perpusnas, 14 Siswa MAN Karimun Terbitkan Buku Antologi Cerpen

KUNDUR, KepriHeadline.id – Sebanyak 14 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karimun Kampus 2 berhasil menerbitkan buku antologi cerita pendek (cerpen) berjudul Kepompong Langit Bocor Cahaya.

Buku tersebut merupakan hasil pelatihan menulis yang digelar melalui program Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

Buku antologi itu diluncurkan pada Kamis (22/10/2026), setelah para siswa mengikuti enam kali pertemuan dalam program Menulis dari Bahan Bacaan pada September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapat pendampingan dari Rudi Rendra, relawan literasi yang membimbing peserta mulai dari proses belajar menulis hingga menghasilkan karya yang kemudian diterbitkan dalam bentuk buku.

Program ini merupakan bagian dari upaya RELIMA memperluas jangkauan kegiatan literasi di kalangan pelajar, khususnya dalam mengembangkan keterampilan membaca dan menulis.

Sebelum pelatihan berlangsung, RELIMA telah menawarkan program tersebut kepada sejumlah sekolah tingkat SMA sejak Agustus 2026. MAN Karimun Kampus 2 menjadi salah satu sekolah yang menyambut baik kesempatan tersebut.

Guru pendamping, Intan, mengatakan para siswa menunjukkan antusiasme sejak pertama kali mendapat informasi mengenai pelatihan menulis cerpen.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan minat dan kemampuan menulis sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menghasilkan karya.

“Sejak pertama kali informasi tentang pelatihan menulis cerpen ini dibagikan kepada murid-murid kami, mereka sangat tertarik untuk mengikutinya. Alhamdulillah, setelah menjalani enam kali pertemuan bersama RELIMA, murid-murid kami merasa lebih percaya diri untuk menulis sehingga berhasil menghasilkan sebuah buku antologi cerpen,” ujar Intan dalam sambutannya.

Intan juga mengapresiasi Perpusnas RI yang telah memfasilitasi pelatihan tersebut secara gratis. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak pelajar.

“Yang paling menarik bagi kami, pelatihan ini diberikan secara gratis oleh Perpusnas. Semoga akan lebih banyak lagi kegiatan seperti ini ke depannya,” katanya.

Diharapkan Jadi Tradisi Literasi

Sementara itu, Rudi Rendra berharap penerbitan buku Kepompong Langit Bocor Cahaya tidak menjadi akhir dari perjalanan menulis para siswa.

Ia menilai, kemampuan menulis perlu terus diasah melalui kegiatan yang berkelanjutan agar minat dan kreativitas pelajar dapat berkembang.

Rudi juga mendorong agar kegiatan literasi di sekolah menjadi tradisi tahunan, khususnya dalam momentum peringatan Bulan Bahasa. Menurut dia, ruang berkarya bagi siswa perlu diperluas, tidak hanya melalui penulisan cerpen, tetapi juga puisi, esai, dan berbagai bentuk tulisan lainnya.

“Kegiatan ini harus terus berlanjut dan menjadi tradisi yang baik, yang diadakan setiap peringatan Bulan Bahasa setiap tahunnya, entah itu jenis kumpulan esai, puisi, dan tulisan lainnya,” ujar Rudi.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan menulis tersebut direncanakan berlanjut melalui Komunitas Kundur Menulis. Komunitas ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama bagi para pelajar untuk menjaga kebiasaan membaca, mengasah keterampilan menulis, serta mengembangkan karya secara berkelanjutan.

Penerbitan antologi Kepompong Langit Bocor Cahaya menjadi salah satu hasil nyata dari pendampingan literasi tersebut. Selain menghasilkan buku, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri siswa untuk terus berkarya dan membuka peluang bagi mereka menekuni dunia kepenulisan.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Avanza Veloz Terbalik Usai Tabrak Pembatas Jalan di Telaga Mas Karimun
Hari Santri Nasional ke-12, Bupati Karimun Dorong Santri Jadi Pengusaha hingga Ilmuwan
Kasus ISPA di Karimun Melonjak, 203 Kasus Tercatat dalam Sepekan
Mengapung di Dermaga Bea Cukai Karimun, Sabu Rp 700 Juta Berujung Pemusnahan
Baru 30 Menit Ditinggal, Honda Beat di Karimun Dilaporkan Hilang
Bea Cukai Tanjungpinang Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 4,3 Miliar
Pemilih Pemula di Karimun Diprediksi Naik Lebih dari 20 Persen pada Pemilu 2029
Kapolda Kepri dan PWI Perkuat Kemitraan, Tekankan Akurasi Informasi dan Pencegahan Hoaks

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dibimbing RELIMA Perpusnas, 14 Siswa MAN Karimun Terbitkan Buku Antologi Cerpen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Avanza Veloz Terbalik Usai Tabrak Pembatas Jalan di Telaga Mas Karimun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Hari Santri Nasional ke-12, Bupati Karimun Dorong Santri Jadi Pengusaha hingga Ilmuwan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Kasus ISPA di Karimun Melonjak, 203 Kasus Tercatat dalam Sepekan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Baru 30 Menit Ditinggal, Honda Beat di Karimun Dilaporkan Hilang

Berita Terbaru