KARIMUN, KepriHeadline.id – Berniat mencegah aksi penganiayaan, seorang warga Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, justru menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri.
Kejadian yang terjadi di Jalan Sungai Mata, RT 01/RW 01, Desa Penarah itu, menimpa seorang warga berinisial S (36). Hal itu terjadi, lantaran S menegur pelaku H (28) yang ketika itu membawa sebilah parang, saat keluar dari rumah.
“Kejadian terjadi sekira pukul 20.50 WIB, korban mengalami luka bacok di bagian atas pinggang,” kata Kapolsek Kundur Barat, AKP Ridwan Saleh, Selasa, 29 September 2026.
Ia mengatakan, saat itu, korban S berusaha mencegah pelaku H yang hendak melakukan rencana pembunuhan terhadap seorang warga berinisial A alias Dema.
Mengetahui hal itu, korban S langsung menasehati pelaku dengan memintanya untuk beristigfar serta menenangkannya.
Namun, bukannya mengurung perbuatannya, pelaku H kemudian melakukan penyerangan terhadap korban S, sesaat setelah Ia membalikkan badan hendak masuk ke rumah.
“Jadi korban diserang dari belakang, dan sabetan parang tersebut mengenai bagian atas pinggang,” kata AKP Ridwan.
Korban kemudian berusaha merebut parang dari tangan H. Karena kesulitan menguasai senjata tersebut, korban berteriak meminta pertolongan warga.
Mendengar teriakan tersebut, sejumlah warga berdatangan dan membantu mengamankan H sekaligus merebut parang yang dibawanya.
Setelah kejadian, sekira pukul 22.00 WIB, korban dibawa warga menggunakan kapal menuju RSUD Muhammad Sani, Kabupaten Karimun, untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, H diamankan warga dan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
AKP Ridwan mengatakan, polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut, termasuk kondisi H yang berdasarkan informasi awal disebut mengalami gangguan jiwa.
“Kami masih melakukan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Ridwan.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







