KARIMUN, KepriHeadline.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama sepekan pada pertengahan Oktober 2026.
Sebanyak 203 kasus ditemukan pada periode 11–17 Oktober 2026, di tengah kondisi kabut asap yang sempat menebal di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, drg. Soerjadi, mengatakan jumlah tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tercatat 203 kasus ditemukan pada periode 11–17 Oktober 2026, naik signifikan,” kata Soerjadi saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2026).
Secara keseluruhan, Dinkes Karimun mencatat 461 kasus ISPA selama periode Januari hingga Oktober 2026.
Soerjadi menjelaskan, peningkatan kasus tersebut terjadi saat kabut asap menebal di wilayah Karimun. Kondisi kualitas udara yang memburuk menjadi perhatian karena paparan asap dapat mengganggu kesehatan saluran pernapasan.
“Ini terjadi saat kabut asap menebal kemarin,” ujarnya.
Peningkatan kasus ini menjadi perhatian di tengah dampak kabut asap yang sebelumnya menyelimuti Karimun.
Kini, kondisi kualitas udara di Karimun, perlahan semakin normal, namun demikian, jika terjadi peningkatan kabut asap kembali masyarakat diimbau menjaga kesehatan dan mengurangi paparan asap, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.
Jika harus beraktivitas di luar ruangan saat kabut asap masih terasa, masyarakat disarankan menggunakan masker dan menghindari lokasi dengan kepulan asap tebal.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







