Tetangga Sebut Pelaku Penganiayaan Balita di Karimun Tertutup dan Tak Pernah Lapor Diri

- Author

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka Penganiayaan Balita 2 Tahun di Karimun Doni (25).

Tersangka Penganiayaan Balita 2 Tahun di Karimun Doni (25).

Karimun, KepriHeadline.id – Doni (25), pria yang diduga menganiaya balita berinisial SA (2), dikenal sebagai sosok tertutup oleh warga sekitar tempat tinggalnya di Kelurahan Sei Lakam Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Aksi kekerasan terhadap korban terjadi pada Kamis (12/6/2025) di sebuah rumah kontrakan di RT 01 RW 01. Di rumah itu, Doni tinggal bersama ibu korban, SA, dan seorang kakak laki-laki korban.

Menurut penuturan warga sekitar, Doni mulai menempati rumah kontrakan tersebut sekitar satu bulan lalu. Selama itu pula, Doni diketahui jarang bersosialisasi.

“Dia tidak pernah bergaul, tertutup sekali. Tapi anak itu (SA) sering kelihatan bermain di luar rumah,” ujar seorang tetangga.

Hal senada disampaikan Dewi, istri Ketua RT 01/RW 01. Ia mengatakan, selama menetap di lingkungan tersebut, Doni belum pernah melaporkan identitasnya kepada pihak RT, meski sudah beberapa kali diminta.

“Sudah diminta lapor, tapi selalu bilang nanti. Ternyata statusnya bukan suami istri resmi, jadi mungkin dia takut. Kalau tidak bisa menunjukkan KK atau buku nikah, ya otomatis disuruh pindah,” kata Dewi saat ditemui, Jumat malam.

Baca Juga :  205 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Nataru di Karimun

Warga juga menyebut tak pernah mendengar adanya keributan dari rumah tersebut sebelum peristiwa tragis terjadi.

“Orangnya memang tertutup. Doni lebih sering di rumah, ibunya yang kerja. Anaknya kadang main-main di luar,” ujar Dewi.

Kejadian penganiayaan itu terungkap saat ibu korban pulang dari tempat kerjanya di arena permainan bilyar. Sesampainya di rumah, ia membangunkan anaknya yang terlihat sedang terbaring. Namun, anaknya tidak merespons.

“Biasanya digendong-gendong, tapi kali ini tidak bangun. Wajahnya sudah membiru, makanya langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkap Dewi.

Sesampainya di rumah sakit, dokter menyatakan bahwa kondisi SA bukan disebabkan karena kecelakaan atau terjatuh.

“Dokternya bilang bukan karena jatuh. Mungkin karena panik, pelaku langsung melarikan diri,” tutur Dewi.

Hingga kini, polisi telah menangkap Doni dan masih mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut. Kasus ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian setempat.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Lampu dan Kereta Hias Karimun Semarakkan Ramadhan dan Idulfitri 1447 H
PT Karimun Granite Salurkan Bantuan PPM Desember 2025, Fokus Pendidikan hingga Keagamaan
Mobil Terios Tertimpa Pohon di Depan Masjid Baitul Taqwa Karimun
Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan
Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:25 WIB

Festival Lampu dan Kereta Hias Karimun Semarakkan Ramadhan dan Idulfitri 1447 H

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:23 WIB

PT Karimun Granite Salurkan Bantuan PPM Desember 2025, Fokus Pendidikan hingga Keagamaan

Senin, 19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Berita Terbaru