Segini Besaran Anggaran Pembangunan Payung Membran Hall B Yang Patah Usai Diterjang Angin Kencang

- Author

Rabu, 14 Agustus 2024 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Payung Membran Hall B Coastal Area usai diterjang Angin Kencang, Rabu, 14 Agustus 2024. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Kondisi Payung Membran Hall B Coastal Area usai diterjang Angin Kencang, Rabu, 14 Agustus 2024. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Dalam waktu lima hari, tiga bangunan payung membran Hall B Coastal Area, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun patah, akibat diterjang angin kencang. Payung membran tersebut dibangun sejak tahun 2022 lalu, melalui rencana peningkatan sarana dan prasarana Coastal Area Kecamatan Karimun dengan pagu anggaran dibiayai Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 senilai Rp3,898.751,241. Pengerjaan proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh kontraktor CV Jeris Putra Riau dengan nomor kontrak 10/SP/PKSK/-P3-PBG/CK/DISPU-PR/2022 dengan kontraktor pengawas CV. Ghuvallery Consultant. Bangunan payung membran itu menggunakan konsep payung seperti Masjid Nabawi di Madinah, dimana pembangunannya dimulai sejak September 2022 lalu dan selesai pada Desember 2022. Setelah hampir dua tahun selesai dibangun, bangunan payung membran itu patah dan rubuh, akibat diterjang angin kencang. Bahkan, kondisi payung membran lainnya yang saat ini masih dalam kondisi baik, dikhawatirkan akan patah dan kembali memakan korban jiwa. “Kalau kami maunya ini diturunkan semuanya dan dibuat polos saja. Jangan sampai ada korban lagi,” kata Hasnah Pedagang di Hall B Coastal Area.
Baca Juga :  Breaking News! Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Danau Indah, Pelipit
Sementara itu, salah seorang pengunjung Coastal Area, Niko menyayangkan ambruknya payung membran di pusat kuliner Coastal Area itu. Menurutnya, payung membran yang seharusnya jadi pelindung bagi pedagang dan UMKM yang ada di Hall B Coastal Area, kini berpotensi membahayakan apra pedagang dan pengunjung. “Seharusnya harus ada kajian jangka panjang. Karena lokasinya juga berada di tepi laut sehingga kondisi angin kuat, maka material yang digunakan juga harus kokoh dan tahan,” katanya. Untuk itu, ia meminta pihak terkait untuk dapat mengkaji ulang proyek-proyek serupa, sehingga tidak berimbas pada tergerusnya APBD untuk proyek yang menguntungkan pihak tertentu dengan menjual kepentingan masyarakat. “Ini harus jadi pembelajaran. Ke depan bila perlu setiap proyek harus ada kajian atau uji laboratorium konstruksi. Sehingga keamanannya terjaga dan lebih tepat sasaran,” katanya. (*) Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketahuan Mencuri Tangga, Pria di Karimun Coba Kabur dan Diamuk Warga
Remaja Perempuan Ditemukan Lemas di Bebatuan Pantai Coastal Area Karimun
Satu Ruko di Pasar Lama Puakang Karimun Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Tongkang Bermuatan Granit Kandas di Perairan Pongkar Belum Dievakuasi
Diduga Ambil Jalur Terlalu Kanan, Dua Motor Tabrakan di Karimun, Satu Meninggal Dunia
Polisi Tangkap Lima Orang Terkait Peredaran Sabu di Karimun, Barang Bukti Capai Dua Kilogram
Kapal Pembawa Kayu Tenggelam di Perairan Karimun, Tiga Orang Selamat Usai Terombang Ambing di Laut
Remaja 14 Tahun Kritis Usai Alami Kecelakaan Tunggal

Berita Terkait

Jumat, 26 Desember 2025 - 23:19 WIB

Ketahuan Mencuri Tangga, Pria di Karimun Coba Kabur dan Diamuk Warga

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:18 WIB

Remaja Perempuan Ditemukan Lemas di Bebatuan Pantai Coastal Area Karimun

Senin, 22 Desember 2025 - 18:41 WIB

Satu Ruko di Pasar Lama Puakang Karimun Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:33 WIB

Tongkang Bermuatan Granit Kandas di Perairan Pongkar Belum Dievakuasi

Selasa, 8 Juli 2025 - 11:39 WIB

Diduga Ambil Jalur Terlalu Kanan, Dua Motor Tabrakan di Karimun, Satu Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca