Kapal Pembawa Kayu Tenggelam di Perairan Karimun, Tiga Orang Selamat Usai Terombang Ambing di Laut

- Author

Minggu, 29 Juni 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Pembawa Kayu Tenggelam di Perairan Karimun, Tiga Orang Selamat Usai Terombang Ambing di Laut

Kapal Pembawa Kayu Tenggelam di Perairan Karimun, Tiga Orang Selamat Usai Terombang Ambing di Laut

Karimun, KepriHeadline.id – Tiga orang warga Karimun berhasil selamat setelah kapal pompong yang mereka tumpangi tenggelam akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Sabtu malam, 28 Juni 2025.

Ketiga korban itu diketahui bernama Sulaiman (60), warga Kampung Bukit Atas, Kelurahan Baran Timur; Muhammad Nur (63), warga Baran I, Kelurahan Baran Barat; serta Ruslan (42), warga Sungai Pasir, Kecamatan Meral.

Mereka sebelumnya diketahui berangkat ke Pulau Parit 3, Kecamatan Selat Gelam pada Jumat, 27 Juni 2025 untuk mencari kayu. Namun, saat ingin pulang ke Karimun, kapal pompong yang mereka tumpangi dihantam ombak dan mengalami kebocoran.

Ketiga orang tersebut harus bertahan terombang ambing di lautan menggunakan styrofoam. Hingga akhirnya mereka berhasil selamat dari peristiwa naas itu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang Fazzli dikonfirmasi soal kejadian itu, membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan laut di Perairan Karimun.

“Iya benar, kapal pembawa kayu. Ada tiga orang didalam kapal itu, dan ketiganya berhasil selamat,” kata Fazzli dikonfirmasi, Minggu, 29 Juni 2025.

Ia mengatakan, dalam kejadian itu, satu orang sempat dinyatakan hilang. Ia baru berhasil ditemukan lebih kurang tiga jam setelah dua korban selamat sebelumnya ditemukan.

“Dua korban ditemukan setelah hanyut terbawa arus ke pinggir pantai Coastal Area, mereka atas nama Sulaiman dan Muhammad Nur. Sementara satu lainnya atas nama Ruslan berhasil selamat setelah diselamatkan oleh nelayan yang ketika itu melintas perairan tersebut tiga jam setelahnya,” katanya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB