Dari Reklamasi hingga Mangrove, PT TIMAH Tbk Dorong Pemulihan Lingkungan Berkelanjutan

- Author

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Reklamasi hingga Mangrove, PT TIMAH Tbk Dorong Pemulihan Lingkungan Berkelanjutan

Dari Reklamasi hingga Mangrove, PT TIMAH Tbk Dorong Pemulihan Lingkungan Berkelanjutan

PANGKALPINANG – PT TIMAH Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui berbagai program mulai dari reklamasi darat dan rehabilitasi ekosistem laut, hingga penanaman mangrove di wilayah operasional perusahaan.

Komitmen PT TIMAH Tbk dalam melaksanakan pengelolaan lingkungan berkelanjutan ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam meminimalkan dampak aktivitas pertambangan sekaligus memulihkan fungsi ekologis lingkungan pascatambang.

Dalam pengelolaan lingkungan darat, PT TIMAH Tbk secara konsisten melaksanakan reklamasi lahan pascatambang dengan pendekatan berkelanjutan. Area bekas tambang direklamasi melalui penataan lahan, penanaman berbagai jenis tanaman produktif, tanaman kehutanan, dan tanaman lokal.

Program reklamasi ini tidak hanya bertujuan memulihkan kondisi lingkungan, tetapi juga mendorong pemanfaatan lahan pascatambang untuk kegiatan produktif, seperti pertanian, perikanan, perkebunan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Salah satu bentuk reklamasi darat yang dilaksanakan PT TIMAH Tbk diantaranya di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang dan Kampong Reklamasi Selingsing yang memanfaatkan lahan bekas tambang untuk kawasan edu ecotourism.

Pada tahun 2025, PT TIMAH Tbk telah mereklamasi ratusan hektar lahan pasca tambang yang dilaksanakan di wilayah operasional perusahaan

Selain di darat, PT TIMAH Tbk juga aktif melakukan reklamasi dan rehabilitasi ekosistem laut. Perusahaan melaksanakan berbagai program pemulihan lingkungan pesisir, antara lain penenggelaman artificial reef, restocking cumi dan kepiting bakau, penanaman mangrove.

Upaya ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi ekosistem laut, meningkatkan populasi ikan, serta mendukung keberlanjutan mata pencaharian nelayan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

PT TIMAH Tbk telah menenggelamkan sebanyak 1.920 unit artificial reef hingga kuartal tiga tahun 2025. Perusahaan telah merestocking kepiting bakau sebanyak 1000 ekor dan ribuan cumi.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga ekosistem pesisir, PT TIMAH Tbk secara rutin melaksanakan penanaman mangrove di berbagai wilayah pesisir. Mangrove berperan penting dalam mencegah abrasi, menjaga kualitas perairan, serta menjadi habitat alami bagi berbagai jenis biota laut.

Kegiatan penanaman mangrove ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, masyarakat, komunitas lingkungan, serta pemangku kepentingan lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan mengatakan perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“PT TIMAH Tbk melaksanakan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, salah satunya reklamasi yang dilakukan di darat dan laut. Program reklamasi dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat,” katanya.

Pelibatan masyarakat dalam kegiatan reklamasi merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan, seperti agroforestri dan ekowisata yang dilaksanakan di Kampoeng Reklamasi Selinsing berkolaborasi dengan BUMDEs Selinsing.

Melalui reklamasi darat dan laut serta pelestarian mangrove, PT TIMAH Tbk berupaya menyeimbangkan kegiatan operasional dengan pelestarian lingkungan, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan generasi mendatang.

(*)

Editor : Ricky Robian Syah

Sumber Berita : ww.timah.com

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamen ATR/BPN Dorong Pemprov Kalteng Optimalkan GTRA untuk Selesaikan Konflik Pertanahan
Menteri ATR/BPN Apresiasi UAS Alihmedia Sertipikat Tanah ke Elektronik
Menteri Nusron: Pemimpin Harus Permudah Pelayanan, Jangan Persulit Rakyat
PT TIMAH Perkuat Kreativitas Pemuda, Dorong Ekosistem Kreatif di Wilayah Operasional
PT Timah Reklamasi 354 Hektar Lahan Bekas Tambang, Target 411 Hektar pada 2026
PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Infrastruktur Pesisir
Safari Ramadan, PT TIMAH Salurkan Bantuan untuk Marbot dan Guru Ngaji di Wilayah Operasional
PT TIMAH Dukung Edukasi Anti Narkoba Sejak Dini Lewat Lomba Ananda Bersinar di Pangkalpinang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 11:47 WIB

Wamen ATR/BPN Dorong Pemprov Kalteng Optimalkan GTRA untuk Selesaikan Konflik Pertanahan

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Menteri ATR/BPN Apresiasi UAS Alihmedia Sertipikat Tanah ke Elektronik

Senin, 27 April 2026 - 11:31 WIB

Menteri Nusron: Pemimpin Harus Permudah Pelayanan, Jangan Persulit Rakyat

Jumat, 17 April 2026 - 13:31 WIB

PT TIMAH Perkuat Kreativitas Pemuda, Dorong Ekosistem Kreatif di Wilayah Operasional

Jumat, 17 April 2026 - 13:24 WIB

PT Timah Reklamasi 354 Hektar Lahan Bekas Tambang, Target 411 Hektar pada 2026

Berita Terbaru