Polisi Masih Lidik Motif Gantung Diri Pemuda 24 Tahun di Karimun

- Author

Selasa, 30 Januari 2024 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanit Reskrim Polsek Tebing Ipda Fredryk S Harahap. Foto: KepriHeadline.id

Kanit Reskrim Polsek Tebing Ipda Fredryk S Harahap. Foto: KepriHeadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Jajaran Kepolisian Unit Reskrim Polsek Tebing, Polres Karimun masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap motif gantung diri seorang pemuda berinisial Br (24), Senin, 29 Januari 2024 kemarin.

Meski polisi dan dr Forensik telah memastikan bahwa kematian korban murni karena bunuh diri, namun aparat kepolisian masih menyelidiki motif dibalik kejadian ini.

Kanit Reskrim Polsek Tebing Ipda Fredyk S Harahap mengatakan, proses penyelidikan terhadap kasus gantung diri itu terus berjalan dengan memanggil sejumlah saksi-saksi penting dalam kasus tersebut.

Bahkan disebutkannya, polisi telah memanggil seorang oknum diduga terlibat dalam percakapan berisi ancaman yang diterima oleh pihak keluarga.

“Masih dalam lidik, proses masih terus berlangsung. Kami juga telah memanggil saksi yang disebutkan dalam percakapan ancaman itu, meski begitu kami belum bisa menyampaikan hasilnya sekarang,” kata Ipda Fedryk.

Ia meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan menyerahkan semua proses penyelidikan kepada aparat kepolisian. Selain itu, ia juga berharap, masyarakat tidak termakan informasi yang belum pasti kebenarannya.

“Ada beberapa hal yang perlu kami konfirmasi kepada pihak keluarga, namun saat ini tentunya, masih dalam suasana duka, sehingga belum dapat kami lakukan. Kami minta masyarakat bersabar dan menunggu fakta kebenaran dari hasil pemeriksaan,” katanya.

Ia kembali menekankan, bahwa kematian korban dari hasil pemeriksaan dan fakta-fakta ditempat kejadian itu, murni disebabkan bunuh diri.

“Dokter forensik sudah ungkapkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan, dan kematian korban murni bunuh diri. Hasil olah TKP juga tidak ada kami temukan tanda perkelahian atau semacamnya,” katanya.

Disclaimer: Muatan dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun untuk melakukan tindak serupa. Bagi Anda yang memiliki merasakan gejala depresi dengan kecenderungan pemikiran bunuh diri, segeralah berkonsultasi dengan pihak yang bisa membantu seperti psikolog, psikiater maupun klinik kesehatan mental yang ada di wilayah Anda.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Avanza Maut di Coastal Karimun Diduga Mabuk Usai Dugem, Tabrak Keluarga hingga Tewas
Anak 12 Tahun Tenggelam di Kolong Belakang Kantor Desa Gemuruh
BreakingNews! Mobil Avanza Tabrak Satu Keluarga di Coastal Area, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara
Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam
PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan
Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili
Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WIB

Sopir Avanza Maut di Coastal Karimun Diduga Mabuk Usai Dugem, Tabrak Keluarga hingga Tewas

Minggu, 19 April 2026 - 12:59 WIB

Anak 12 Tahun Tenggelam di Kolong Belakang Kantor Desa Gemuruh

Minggu, 19 April 2026 - 10:12 WIB

BreakingNews! Mobil Avanza Tabrak Satu Keluarga di Coastal Area, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Jumat, 17 April 2026 - 16:33 WIB

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam

Berita Terbaru

Dua tersangka dugaan korupsi surat tanah di Desa Pangke digiring ke Mobil Tahanan.

KARIMUN

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:33 WIB