Pelajar di Kundur Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya

- Author

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar di Kundur Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya. FOTO: ISTIMEWA/DOKUMEN POLSEK KUNDUR

Pelajar di Kundur Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya. FOTO: ISTIMEWA/DOKUMEN POLSEK KUNDUR

Karimun, KepriHeadline.id – Seorang remaja laki-laki berinisial DS (18) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Desa Lubuk, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Jumat (16/1/2026) pagi.

Korban yang diketahui merupakan pelajar kelas XII SMAN 1 Kundur itu pertama kali ditemukan oleh orang tuanya dalam kondisi tergantung di bagian belakang rumah.

Kapolsek Kundur AKP Septimaris mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali terlihat pada Kamis (15/1/2026) malam setelah pulang bermain bersama teman-temannya.

“Korban sempat bermain biliar dengan temannya pada malam hari dan tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan. Setelah itu pulang ke rumah dan tidur di sofa ruang tengah,” ujar Septimaris saat dikonfirmasi, Jumat.

Pagi harinya, orang tua korban mendapati DS sudah tidak bernyawa dengan seutas tali nilon berwarna kuning yang melilit lehernya.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

“Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri. Namun, kami masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari keluarga dan rekan-rekan korban,” kata Septimaris.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa tali nilon yang digunakan korban. Sementara itu, terkait dugaan motif, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

“Ada informasi awal terkait permasalahan pribadi, tetapi itu masih sebatas dugaan dan belum bisa dipastikan kebenarannya,” ujarnya.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, pihak sekolah, serta teman-teman korban. DS dikenal sebagai pelajar aktif dan tidak pernah menunjukkan tanda-tanda akan mengakhiri hidupnya.

Disclaimer: Muatan dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun untuk melakukan tindak serupa. Bagi Anda yang memiliki merasakan gejala depresi dengan kecenderungan pemikiran bunuh diri, segeralah berkonsultasi dengan pihak yang bisa membantu seperti psikolog, psikiater maupun klinik kesehatan mental yang ada di wilayah Anda.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Avanza Maut di Coastal Karimun Diduga Mabuk Usai Dugem, Tabrak Keluarga hingga Tewas
Anak 12 Tahun Tenggelam di Kolong Belakang Kantor Desa Gemuruh
BreakingNews! Mobil Avanza Tabrak Satu Keluarga di Coastal Area, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara
Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam
PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan
Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili
Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WIB

Sopir Avanza Maut di Coastal Karimun Diduga Mabuk Usai Dugem, Tabrak Keluarga hingga Tewas

Minggu, 19 April 2026 - 12:59 WIB

Anak 12 Tahun Tenggelam di Kolong Belakang Kantor Desa Gemuruh

Minggu, 19 April 2026 - 10:12 WIB

BreakingNews! Mobil Avanza Tabrak Satu Keluarga di Coastal Area, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Jumat, 17 April 2026 - 16:33 WIB

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam

Berita Terbaru

Dua tersangka dugaan korupsi surat tanah di Desa Pangke digiring ke Mobil Tahanan.

KARIMUN

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:33 WIB