KARIMUN, KepriHeadline.id – Jembatan Sanur atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jembatan Kuning Leho menjadi salah satu ikon wisata favorit di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Jembatan yang berada di Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing itu ramai dikunjungi warga, terutama saat sore hingga menjelang matahari terbenam. Pemandangan laut yang terbentang luas serta desain jembatan berwarna kuning mencolok membuat kawasan ini menjadi lokasi swafoto favorit masyarakat.
Selain dikenal sebagai Jembatan Kuning, masyarakat juga menyebutnya sebagai Jembatan Leho karena lokasinya berada di kawasan Leho, Teluk Uma.
Jembatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan Coastal Area Karimun yang menghubungkan pusat kota menuju wilayah Tebing. Kehadirannya tidak hanya memperlancar akses transportasi, tetapi juga menghadirkan daya tarik wisata baru bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah.
Nama “Sanur” sendiri merupakan singkatan dari dua tokoh penting Provinsi Kepulauan Riau, yakni Muhammad Sani dan Nurdin Basirun. Keduanya merupakan gubernur yang berperan dalam pembangunan jembatan tersebut.
Dengan struktur melengkung dan tali penyangga yang menyerupai miniatur jembatan modern, Jembatan Sanur disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Jembatan Barelang di Batam. Hal itu menjadikan lokasi ini semakin menarik sebagai destinasi wisata keluarga dan tempat menikmati senja di Karimun.
Pada akhir pekan, kawasan jembatan dipadati warga yang datang untuk bersantai, memancing, berfoto, hingga menikmati suasana laut Karimun. Sejumlah warga berharap pemerintah dapat terus mempercantik kawasan tersebut, termasuk menambah fasilitas penerangan dan area pendukung wisata agar lebih nyaman dikunjungi pada malam hari.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






