Menikmati Senja di Jembatan Kuning Leho, Destinasi Hits Karimun

- Author

Senin, 11 Mei 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah masyarakat memilih lokasi jembatan Sani Nurdin sebagai tempat habiskan waktu di kala senja. (foto: kepriheadline.id)

Sejumlah masyarakat memilih lokasi jembatan Sani Nurdin sebagai tempat habiskan waktu di kala senja. (foto: kepriheadline.id)

KARIMUN, KepriHeadline.id – Jembatan Sanur atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jembatan Kuning Leho menjadi salah satu ikon wisata favorit di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Jembatan yang berada di Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing itu ramai dikunjungi warga, terutama saat sore hingga menjelang matahari terbenam. Pemandangan laut yang terbentang luas serta desain jembatan berwarna kuning mencolok membuat kawasan ini menjadi lokasi swafoto favorit masyarakat.

Selain dikenal sebagai Jembatan Kuning, masyarakat juga menyebutnya sebagai Jembatan Leho karena lokasinya berada di kawasan Leho, Teluk Uma.

Jembatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan Coastal Area Karimun yang menghubungkan pusat kota menuju wilayah Tebing. Kehadirannya tidak hanya memperlancar akses transportasi, tetapi juga menghadirkan daya tarik wisata baru bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah.

Nama “Sanur” sendiri merupakan singkatan dari dua tokoh penting Provinsi Kepulauan Riau, yakni Muhammad Sani dan Nurdin Basirun. Keduanya merupakan gubernur yang berperan dalam pembangunan jembatan tersebut.

Dengan struktur melengkung dan tali penyangga yang menyerupai miniatur jembatan modern, Jembatan Sanur disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Jembatan Barelang di Batam. Hal itu menjadikan lokasi ini semakin menarik sebagai destinasi wisata keluarga dan tempat menikmati senja di Karimun.

Pada akhir pekan, kawasan jembatan dipadati warga yang datang untuk bersantai, memancing, berfoto, hingga menikmati suasana laut Karimun. Sejumlah warga berharap pemerintah dapat terus mempercantik kawasan tersebut, termasuk menambah fasilitas penerangan dan area pendukung wisata agar lebih nyaman dikunjungi pada malam hari.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka
Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya
Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun
KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB