Harga Bahan Pokok di Karimun Melonjak, Pedagang dan Warga Resah

- Author

Rabu, 30 Juli 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bahan Pokok di Karimun Melonjak, Pedagang dan Warga Resah

Harga Bahan Pokok di Karimun Melonjak, Pedagang dan Warga Resah

Karimun, KepriHeadline.id – Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mengalami kenaikan signifikan dalam satu bulan terakhir. Lonjakan harga ini dipicu oleh terganggunya distribusi logistik dari sejumlah daerah penghasil.

Berdasarkan pantauan di Pasar Puan Maimun, Rabu (30/7/2025), kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas bawang dan daging sapi. Harga bawang putih yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 per kilogram kini melonjak hingga Rp42.000. Sementara bawang merah Jawa yang sebelumnya dibanderol Rp36.000, kini dijual di kisaran Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram.

Tidak hanya itu, bawang merah Birma juga mengalami lonjakan harga dari Rp20.000 menjadi Rp34.000 per kilogram. Bawang merah India bahkan naik dua kali lipat, dari Rp15.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

“Kenaikan bisa hampir 100 persen. Sayuran lain seperti wortel juga naik, dari Rp25.000 menjadi Rp28.000,” ujar Siti, salah satu pedagang sayur di Pasar Puan Maimun.

Selain komoditas sayur dan bumbu dapur, daging sapi juga mengalami lonjakan harga. Daging sapi beku kini dijual seharga Rp130.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp105.000. Adapun daging sapi segar naik dari Rp160.000 menjadi Rp180.000 per kilogram. Ketersediaan daging pun semakin terbatas di pasaran.

Baca Juga :  Ratusan Anak Ikuti Imunisasi Polio Kejari Karimun

“Satu bulan ini kami berjualan seperti hidup segan mati tak mau. Mau naikkan harga, takut pembeli kabur. Kami hanya berharap pemerintah bisa segera turun tangan,” kata seorang pedagang daging sapi.

Tak hanya mahal, beberapa komoditas kini juga mulai langka. Salah satunya adalah beras, yang disebut-sebut mulai sulit ditemukan di sejumlah titik penjualan di wilayah Karimun.

Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini. Pasalnya, jika dibiarkan berlarut, dikhawatirkan akan semakin membebani masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

“Kami butuh solusi nyata. Jangan sampai masalah ini terus berulang. Pedagang kecil seperti kami sangat terdampak, apalagi masyarakat yang harus membeli kebutuhan pokok setiap hari,” ucap Siti.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS


Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Karimun Granite Konsisten Jalankan Program PPM, Sasar Pendidikan, Kesehatan, dan Keagamaan
Kejari Karimun Selamatkan Rp 342 Miliar Lebih dari Pendampingan dan Gugatan Perdata Sepanjang 2025
Kejari Karimun Musnahkan Barang Bukti 89 Perkara, dari Narkotika hingga Rokok Ilegal
Lanal TBK Dukung Aksi Donor Darah Sambut Natal 2025 di Karimun
Rp1,06 Miliar Kerugian Negara Dipulihkan Kejari Karimun dari Tiga Kasus Korupsi di Tahun 2025
Cabjari Tanjungbatu Dalami Dugaan Penyimpangan Dana BOS di SMKN Kundur
PLN Karimun Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Natal dan Tahun Baru
Kejari Karimun Perpanjang Penahanan Empat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah KPU 2024
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:40 WIB

PT Karimun Granite Konsisten Jalankan Program PPM, Sasar Pendidikan, Kesehatan, dan Keagamaan

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:32 WIB

Kejari Karimun Selamatkan Rp 342 Miliar Lebih dari Pendampingan dan Gugatan Perdata Sepanjang 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:59 WIB

Kejari Karimun Musnahkan Barang Bukti 89 Perkara, dari Narkotika hingga Rokok Ilegal

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:44 WIB

Lanal TBK Dukung Aksi Donor Darah Sambut Natal 2025 di Karimun

Rabu, 10 Desember 2025 - 06:18 WIB

Rp1,06 Miliar Kerugian Negara Dipulihkan Kejari Karimun dari Tiga Kasus Korupsi di Tahun 2025

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca