Bahlil Sebut Karimun Berpotensi Jadi Hub Data Center, Ini Respons Bupati

- Author

Kamis, 5 November 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

29.110 Tabung Rusak Hambat Pasokan LPG 3 Kg di Karimun

29.110 Tabung Rusak Hambat Pasokan LPG 3 Kg di Karimun

KARIMUN, KepriHeadline.id – Rencana pemerintah pusat mengembangkan kawasan pusat data atau data center hub di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun.

Bupati Karimun Iskandarsyah mengaku menyambut baik rencana tersebut jika nantinya benar-benar direalisasikan. Menurut dia, pembangunan pusat data berpotensi menjadi peluang investasi sekaligus mendorong perkembangan daerah.

Meski demikian, Iskandarsyah mengakui Kabupaten Karimun masih menghadapi keterbatasan dalam hal pasokan listrik. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi dukungan pemerintah daerah terhadap rencana pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perintahnya seperti apa, kami dukung,” kata Iskandarsyah.

Dia mengatakan, hingga kini belum ada pembahasan lanjutan secara khusus mengenai rencana pembangunan pusat data tersebut. Kendati demikian, Pemkab Karimun terbuka terhadap gagasan yang disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Menurut Iskandarsyah, pembangunan pusat data merupakan salah satu kebutuhan penting seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi (IT) dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Perkembangan teknologi tersebut membutuhkan infrastruktur digital yang mampu menampung dan mengolah data dalam kapasitas besar.

Iskandarsyah menyebut, Karimun memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lokasi pusat data, salah satunya karena dilintasi jaringan kabel serat optik atau fiber optik.

“Saya lihat khusus di Karimun ada kabel-kabel fiber optik yang melewati kita. Kenapa tidak ada kesempatan? Atau di pulau-pulau kita yang besar, silakan kalau memang dibutuhkan PLTS, langsung bikin data center di sana,” ujarnya.

Meski mendukung rencana tersebut, Iskandarsyah mengingatkan bahwa pembangunan pusat data harus mempertimbangkan kesiapan infrastruktur pendukung.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan operasional pusat data.

Dia menilai, teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut.

“Mungkin dengan menyiapkan atau mengubah air laut menjadi air bersih,” katanya.

Iskandarsyah menambahkan, Pemkab Karimun tidak ingin melewatkan peluang investasi yang berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Apalagi, menurut dia, masih terdapat sejumlah pulau di Karimun yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi dikembangkan untuk kegiatan investasi.

“Kalau memang ada peluang, kenapa tidak. Daripada pulau-pulau kosong, bisa dimanfaatkan,” tuturnya.

Batam, Karimun, dan Bintan Dinilai Punya Potensi

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut Batam, Karimun, dan Bintan memiliki sejumlah potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan pusat data.

Potensi tersebut antara lain ketersediaan air, tingkat kepadatan penduduk yang relatif lebih rendah dibandingkan Pulau Jawa dan Bali, serta peluang pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).

Rencana pengembangan data center hub di kawasan Kepulauan Riau diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri data di Asia Tenggara.

Selain itu, pengembangan kawasan tersebut juga diharapkan dapat melengkapi ekosistem digital regional yang selama ini berkembang di Singapura dan Malaysia.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus HIV/AIDS di Karimun Masuk Tiga Besar di Kepri, 40 Orang Tercatat Positif hingga September 2026
VS Bantah Nikmati Uang KUR Rp 740 Juta, Kuasa Hukum Siapkan Praperadilan
Danlanal Karimun Dukung Perayaan Natal Nasional 2026, Panitia Targetkan 4.000 Jemaat Hadir
PT TIMAH dan BKKBN Dampingi Orang Tua dan Anak di Karimun, Cegah Gangguan Tumbuh Kembang Sejak Dini
Karimun Tambah 23 Medali di Porprov Kepri VI 2026, Dayung Jadi Penyumbang Terbanyak
Sudah Berbulan-bulan, Kompensasi Blackout PLN di Karimun Belum Cair,Ini Penjelasan PLN
Panjat Tebing Karimun Raih Emas, Kontingen Tambah 10 Medali di Porprov Kepri VI 2026
PT Pelabuhan Karimun Buka 18 Lowongan Magang, Ini Jurusan yang Dibutuhkan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:54 WIB

Kasus HIV/AIDS di Karimun Masuk Tiga Besar di Kepri, 40 Orang Tercatat Positif hingga September 2026

Jumat, 6 November 2026 - 15:16 WIB

VS Bantah Nikmati Uang KUR Rp 740 Juta, Kuasa Hukum Siapkan Praperadilan

Jumat, 6 November 2026 - 15:04 WIB

Danlanal Karimun Dukung Perayaan Natal Nasional 2026, Panitia Targetkan 4.000 Jemaat Hadir

Kamis, 5 November 2026 - 13:27 WIB

PT TIMAH dan BKKBN Dampingi Orang Tua dan Anak di Karimun, Cegah Gangguan Tumbuh Kembang Sejak Dini

Kamis, 5 November 2026 - 13:14 WIB

Bahlil Sebut Karimun Berpotensi Jadi Hub Data Center, Ini Respons Bupati

Berita Terbaru