Tersengat Listrik Saat Pasang Atap Kopded Merah Putih di Kundur, Pemuda 19 Tahun Meninggal

- Author

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersengat Listrik Saat Pasang Atap Kopded Merah Putih di Kundur, Pemuda 19 Tahun Meninggal

Tersengat Listrik Saat Pasang Atap Kopded Merah Putih di Kundur, Pemuda 19 Tahun Meninggal

KARIMUN, KepriHeadline.id – Seorang pemuda bernama Syamsul (19) meninggal dunia setelah tersengat arus listrik tegangan tinggi saat bekerja memasang atap berbahan spandek di bangunan Koperasi Merah Putih, Jalan R.A. Kartini, Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (26/10/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ketika korban bersama sejumlah pekerja sedang mengerjakan pemasangan atap bangunan tersebut.

Kapolsek Kundur AKP Sarianto mengatakan, korban diduga tersengat listrik setelah material penyambung atap spandek yang diangkatnya menyentuh kabel listrik tegangan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban saat itu sedang berada di atas rangka atap. Ketika mengangkat material penyambung spandek, benda tersebut diduga mengenai kabel listrik tegangan tinggi sehingga korban tersengat arus listrik,” kata Sarianto.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban meminta salah seorang rekannya yang berada di bawah untuk mengulurkan material penyambung spandek.

Setelah menerima material tersebut, korban berusaha mengangkatnya ke atas untuk dipasang menggunakan bor. Namun, material itu diduga tidak sengaja menyentuh kabel listrik utama yang berada di tiang PLN.

Sentuhan tersebut menimbulkan suara ledakan kecil. Arus listrik kemudian mengalir melalui material yang sedang dipegang korban.

Akibatnya, korban tersengat listrik hingga tidak sadarkan diri. Tubuhnya juga tersangkut pada rangka atap, sementara material penyambung spandek masih menempel di bagian perutnya.

Melihat kejadian itu, seorang pekerja yang sedang melakukan pengelasan di atas atap segera menghampiri korban dan melepaskan material yang menempel di tubuhnya. Ia kemudian meminta pertolongan.

Pekerja lain bersama warga setempat selanjutnya membantu menurunkan korban dari atap dan membawanya ke RSUD Tanjung Batu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RSUD Tanjung Batu, korban tiba dalam kondisi meninggal dunia.

Pemeriksaan dokter menemukan sejumlah luka bakar pada tubuh korban, antara lain di bagian dada, alat kelamin, dan kaki kanan.

Diagnosis medis sementara menyebutkan cardiac arrest ec shock electrical, yakni henti jantung yang berkaitan dengan syok listrik.

Sarianto mengatakan, polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Personel sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi untuk mengetahui secara pasti kronologi peristiwa tersebut,” ujarnya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa material penyambung atap spandek dan pakaian milik korban.

Setelah penanganan di rumah sakit, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Berdasarkan laporan kepolisian, keluarga juga membuat surat penolakan autopsi dan pernyataan tidak menuntut.

Polisi menyatakan masih akan melanjutkan pemeriksaan terhadap para saksi untuk melengkapi penanganan kasus tersebut.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karate Karimun Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026, Batam Jadi Tantangan Terberat
Dua Motor Bertabrakan di Jalan Raja Oesman Karimun, Pemotor Pria Tak Sadarkan Diri
Kapolres Karimun Pimpin Operasi Patuh Seligi 2026, 10 Pelanggaran Jadi Sasaran
BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, 113 Agen Bkawan Layani Masyarakat
Karimun Turunkan 357 Atlet, Target Naik Peringkat di Porprov Kepri 2026
Pemkab Karimun Fasilitasi Dialog Pro-Kontra Tambang di Teluk Radang
Porprov Kepri 2026, Pencak Silat Karimun Siap Bersaing dengan Batam dan Tanjungpinang
Dibimbing RELIMA Perpusnas, 14 Siswa MAN Karimun Terbitkan Buku Antologi Cerpen

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Karate Karimun Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026, Batam Jadi Tantangan Terberat

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Tersengat Listrik Saat Pasang Atap Kopded Merah Putih di Kundur, Pemuda 19 Tahun Meninggal

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Dua Motor Bertabrakan di Jalan Raja Oesman Karimun, Pemotor Pria Tak Sadarkan Diri

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kapolres Karimun Pimpin Operasi Patuh Seligi 2026, 10 Pelanggaran Jadi Sasaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:51 WIB

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, 113 Agen Bkawan Layani Masyarakat

Berita Terbaru