TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Sungai Mata Satu

- Author

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Sungai Mata Satu

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Sungai Mata Satu

KARIMUN, KepriHeadline.id – Pembangunan Jembatan Armco Sungai Mata Satu di Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, terus dikebut oleh Kodim 0317/TBK bersama masyarakat setempat, Kamis (7/5/2026). Meski dihadapkan pada medan berat dan kondisi pasang air laut, progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga saat ini, pengerjaan pengecoran lantai dasar bawah jembatan telah mencapai 46,9 persen. Sejak pagi, personel TNI dan warga terlihat bergotong royong menyelesaikan pekerjaan konstruksi di lokasi proyek.

Distribusi material menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan jembatan tersebut. Seluruh bahan bangunan harus diangkut menggunakan perahu menuju titik pembangunan sebelum dipindahkan secara manual oleh para pekerja.

Jembatan dengan panjang 6 meter dan lebar 7 meter itu dibangun sebagai akses penghubung antarwilayah di Desa Penarah. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi warga setempat.

Sedikitnya 1.317 jiwa diproyeksikan akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan jembatan tersebut.

Selain pengecoran lantai dasar bawah yang masih berlangsung, sejumlah tahapan pekerjaan lainnya telah rampung sepenuhnya. Pekerjaan bowplank, mobilisasi material, pembangunan abutmen, hingga lantai jembatan dilaporkan telah mencapai 100 persen.

Sementara itu, pembangunan buk sandaran saat ini berada pada progres 75 persen.

“Seluruh personel terus bekerja maksimal di lapangan agar progres pembangunan tetap berjalan sesuai target meskipun kondisi medan cukup menantang,” ujar salah satu anggota Kodim 0317/TBK di lokasi kegiatan.

Kendala utama pembangunan masih berkaitan dengan akses distribusi material. Minimnya jalur transportasi darat membuat seluruh bahan bangunan harus diseberangkan menggunakan perahu karena kendaraan pengangkut belum dapat menjangkau lokasi proyek.

Di sisi lain, pasang air laut juga menjadi hambatan dalam proses pengerjaan. Saat air laut pasang, aktivitas pembangunan terpaksa dihentikan sementara selama kurang lebih empat jam demi menjaga keselamatan pekerja dan efektivitas pekerjaan.

Tidak hanya itu, ketersediaan material seperti batu dan pasir juga menjadi tantangan karena stok di wilayah sekitar terbatas sehingga harus didatangkan dari luar daerah.

Meski menghadapi berbagai hambatan teknis, kondisi cuaca cerah sepanjang hari membantu proses pengerjaan berjalan lebih optimal. Dalam pelaksanaan proyek ini, sebanyak 12 personel Yon TP Kodim 0317/TBK bersama 11 warga turut terlibat langsung di lapangan.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB