Nelayan Ditemukan Meninggal di Atas Sampan di Perairan Pongkar

- Author

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan Ditemukan Meninggal di Atas Sampan di Perairan Pongkar

Nelayan Ditemukan Meninggal di Atas Sampan di Perairan Pongkar

KARIMUN, KepriHeadline.id – Seorang nelayan berinisial Do (60), warga Pelambung, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, ditemukan meninggal dunia di atas sampannya di perairan Teluk Musodo, Minggu (3/5/2026).

Korban diketahui berangkat melaut seorang diri pada dini hari sekitar pukul 01.30 WIB untuk menjaring ikan. Namun, beberapa jam kemudian, sampan milik korban terlihat terombang-ambing tanpa aktivitas.

Seorang saksi Miswandi (46) mengaku pertama kali melihat kondisi tersebut sekitar pukul 07.00 WIB. Ia melihat sampan korban dalam posisi membentang jaring, namun tidak menunjukkan adanya pergerakan.

“Sekitar empat jam kemudian, saksi masih melihat sampan itu di lokasi yang sama tanpa aktivitas. Karena curiga, ia kemudian melaporkan ke Ketua RT,” ujar Plt Kasat Polairud Polres Karimun, Ipda Fedryk Soaloon Harahap.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Ketua RT setempat, Saderi (44), bersama seorang nelayan lainnya, Wira (46). Keduanya menuju lokasi dan menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bergerak di atas sampan.

Korban kemudian dievakuasi ke darat dan dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Namun, setibanya di rumah sakit sekitar pukul 10.30 WIB, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter jaga.

Ia menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Fedryk.

Ia juga menambahkan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Pelambung dan rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

Pihak kepolisian telah melakukan pendataan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna melengkapi laporan kejadian.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB