Petugas Gabungan Razia Toko Ritel di Karimun, Sejumlah Produk Impor Ilegal Disita

- Author

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan di Karimun merazia Toko Mawar di Meral dan menemukan berbagai produk makanan impor ilegal tanpa izin edar resmi. Sejumlah barang disita untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas gabungan di Karimun merazia Toko Mawar di Meral dan menemukan berbagai produk makanan impor ilegal tanpa izin edar resmi. Sejumlah barang disita untuk pemeriksaan lebih lanjut.

KARIMUN, KepriHeadline.id — Tim gabungan lintas instansi melakukan razia terhadap sebuah toko ritel di Jalan Baran Tiga, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kamis (7/5/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menemukan berbagai produk makanan impor yang diduga tidak memiliki izin edar resmi.

Toko ritel bernama Toko Mawar itu kedapatan menjual sejumlah produk pangan impor seperti nugget, jamur, kue pau, minuman kemasan, dan berbagai produk konsumsi lainnya yang diduga melanggar ketentuan pengawasan pangan.

Razia tersebut melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Bea Cukai, Karantina, Dinas Perdagangan, BPOM, hingga Polres Karimun. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rak-rak penyimpanan barang dan menemukan banyak produk luar negeri tanpa dokumen legalitas yang lengkap.

Kepala Bidang Perdagangan Kabupaten Karimun, Suhaimi, mengatakan tindakan itu dilakukan untuk memastikan produk yang beredar di masyarakat memenuhi standar keamanan dan ketentuan yang berlaku.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan sejumlah produk yang tidak memenuhi ketentuan sehingga harus diamankan untuk proses lebih lanjut,” ujar Suhaimi.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sebagian barang yang disita tidak hanya bermasalah secara administrasi, tetapi juga diduga tidak layak edar. Karena itu, sejumlah barang kemungkinan akan dimusnahkan.

“Untuk barang-barang yang tidak sesuai aturan, ada yang nantinya harus dimusnahkan,” kata dia.

Penindakan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas perdagangan produk impor ilegal di kawasan tersebut. Pemerintah daerah pun mengapresiasi partisipasi warga dalam membantu pengawasan peredaran barang di Karimun.

Saat ini, tim gabungan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap seluruh barang sitaan. Aparat juga akan menelusuri asal-usul distribusi produk tersebut serta menyisir toko ritel lain yang diduga menjual barang serupa.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait turut mendalami jalur pemasokan barang guna memutus rantai distribusi produk impor ilegal di wilayah Kabupaten Karimun.

(*)

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB