Bupati Karimun Dorong Penerbitan Special Pass bagi Pekerja Perbatasan dalam Pra SOSEK MALINDO 2026

- Author

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Karimun Dorong Penerbitan Special Pass bagi Pekerja Perbatasan dalam Pra SOSEK MALINDO 2026

Bupati Karimun Dorong Penerbitan Special Pass bagi Pekerja Perbatasan dalam Pra SOSEK MALINDO 2026

KARIMUN, KepriHeadline.id Bupati Karimun, Iskandarsyah, mendorong penerbitan special pass atau izin khusus bagi pekerja perbatasan sebagai bagian dari skema Special Border Treatment. Kebijakan ini dinilai dapat menjadi solusi untuk melindungi pekerja migran sekaligus menekan angka pekerja non-prosedural.

Hal tersebut disampaikan dalam Pertemuan Lintas Sektoral Pra SOSEK MALINDO 2026 yang digelar di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (5/5/2026).

Pertemuan strategis itu diinisiasi oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) Asmar, dan turut dihadiri perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia dengan jarak sekitar 22 mil laut dari Kukup, Johor, Kabupaten Karimun menghadapi mobilitas tenaga kerja lintas negara yang cukup tinggi.

Dalam forum tersebut, Iskandarsyah menyoroti tingginya jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) non-prosedural asal Karimun yang rentan terhadap berbagai risiko.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun per 30 April 2026, tercatat sebanyak 988 PMI berstatus non-prosedural atau pekerja passing. Angka tertinggi berasal dari Kecamatan Kundur Barat sebanyak 291 orang dan Kecamatan Belat sebanyak 264 orang.

“Permasalahan utama yang memicu tingginya angka pekerja non-prosedural ini adalah proses legalisasi dokumen kerja yang dinilai rumit dan berbiaya tinggi oleh masyarakat,” kata Iskandarsyah.

Menurut dia, kondisi tersebut mendorong sebagian masyarakat memilih jalur tidak resmi, seperti menggunakan jasa agen ilegal atau memanfaatkan paspor pelancong untuk bekerja di luar negeri.

Akibatnya, para pekerja berada dalam posisi rentan terhadap deportasi, razia, eksploitasi upah, serta kesulitan mengakses layanan kesehatan dan bantuan hukum.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Karimun mengusulkan penerbitan special pass oleh otoritas Malaysia bagi pekerja perbatasan. Skema ini dinilai lebih realistis karena memberikan akses legalitas kerja yang lebih mudah tanpa melalui prosedur reguler yang kompleks.

“Penerbitan special pass ini menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat perbatasan dapat bekerja secara legal, aman, dan tetap dalam perlindungan hukum,” ujar Iskandarsyah.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga memperkuat komitmen melalui kerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia guna meningkatkan perlindungan PMI.

Iskandarsyah menekankan pentingnya sinergi lintas pihak, termasuk KJRI Johor Bahru, BP3MI Kepulauan Riau, serta tokoh masyarakat.

Ke depan, Pemkab Karimun akan terus menggencarkan sosialisasi hingga ke tingkat desa mengenai pentingnya berangkat melalui jalur resmi, khususnya melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), guna memastikan setiap pekerja memperoleh perlindungan penuh dari negara.

(*)

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Perumahan Gladiola 7 Kecamatan Tebing
Curi Aki Genset Rumah Sakit, Buruh Harian di Karimun Ditangkap Polisi
Bupati Karimun Optimalkan Anggaran PJU, Lampu Jalan LED dan Layanan Aduan Terintegrasi Mulai Diterapkan
Dana Hibah Rp4,4 Miliar Disorot, Kapolres Karimun Klarifikasi
Menteri Nusron Tekankan Good Governance Dimulai dari Disiplin dan Tata Kelola yang Jelas
Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Masyarakat Adat Jaga Warisan Nagari
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Internasional di Karimun, Ribuan Ekstasi dan 2,8 Kg Sabu Disita
Wakil Bupati Karimun Lantik Pengurus Kwarran 2026–2029, Tekankan Peran Pramuka Bentuk Karakter Generasi Muda
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:44 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Perumahan Gladiola 7 Kecamatan Tebing

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:25 WIB

Curi Aki Genset Rumah Sakit, Buruh Harian di Karimun Ditangkap Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:49 WIB

Bupati Karimun Optimalkan Anggaran PJU, Lampu Jalan LED dan Layanan Aduan Terintegrasi Mulai Diterapkan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:20 WIB

Dana Hibah Rp4,4 Miliar Disorot, Kapolres Karimun Klarifikasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:04 WIB

Menteri Nusron Tekankan Good Governance Dimulai dari Disiplin dan Tata Kelola yang Jelas

Berita Terbaru