TNI AL Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Pil Ekstasi di Perairan Karimun

- Author

Rabu, 26 Februari 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Pil Ekstasi di Perairan Karimun. Foto: Istimewa/KepriHeadline.id

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Pil Ekstasi di Perairan Karimun. Foto: Istimewa/KepriHeadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Tim Fleet 1st Quick Response (F1QR) TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan penyelundupan 60 ribu butir pil ekstasi di Perairan Tanjung Batu, Kundur, Kabupaten Karimun, pada Selasa, 25 Februari 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah perairan Indonesia.

Pil ekstasi yang berasal dari Malaysia tersebut dibawa menggunakan boat pancung bermesin 15 PK. Dari hasil perhitungan, nilai barang haram ini diperkirakan mencapai Rp 21 miliar.

Patroli TNI AL awalnya mendeteksi pergerakan mencurigakan kapal yang melaju keluar dari Pulau Tanjung Batu menuju Perairan Penyalai. Setelah berkoordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS), tim F1QR segera melakukan pengejaran, penyergapan, dan pemeriksaan terhadap kapal tersebut.

“Dalam pemeriksaan, tim menemukan empat tas berisi 48 paket narkotika. Setelah diinterogasi, para pelaku mengakui bahwa mereka merupakan kurir ekstasi,” ujar Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksamana Muda TNI Dr. Yoos Suryono, Rabu, 26 Februari 2025.

Tiga pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial RM (40) warga Batam, BK (47) warga Tanjung Batu, dan AG (54) warga Ungar, Karimun. Seluruhnya telah dibawa ke Markas Komando (Mako) Lanal Tanjungbalai Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, Lanal TBK juga berkoordinasi dengan Bea Cukai Kepri untuk menguji kandungan barang bukti. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan bahwa pil tersebut positif mengandung metamfetamin, zat aktif dalam narkotika jenis ekstasi.

Laksda Yoos Suryono menegaskan bahwa TNI AL akan terus berkomitmen dalam memberantas penyelundupan narkotika, sejalan dengan upaya menjaga keamanan laut nasional dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

“Keberhasilan ini tidak hanya menggagalkan peredaran narkoba, tetapi juga menyelamatkan kurang lebih 33 ribu jiwa dari dampak negatif narkotika,” pungkasnya.TNI AL Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Pil Ekstasi di Perairan Karimun

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB