Stok Beras Karimun Aman, Warga Diminta Tak Terpancing Isu Kelangkaan

- Author

Senin, 12 Januari 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kabid Perdagangan Disperkop UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Vandarones Purba mengecek ketersediaan beras di Gudang Bulog. Foto: istimewa

Plt. Kabid Perdagangan Disperkop UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Vandarones Purba mengecek ketersediaan beras di Gudang Bulog. Foto: istimewa

Karimun, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun memastikan ketersediaan beras di daerah tersebut masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tiga pekan ke depan. Warga pun diimbau tetap berbelanja secara wajar dan tidak panik menyikapi isu kelangkaan.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan serta ESDM (Diskopp-ESDM) Kabupaten Karimun, Basori, mengatakan kebutuhan konsumsi beras masyarakat Karimun rata-rata mencapai sekitar 400 ton per pekan.

“Saat ini stok beras yang tersedia di pasaran sekitar 800 ton, termasuk di tingkat pengecer yang berkisar antara 80 hingga 100 ton. Dengan kondisi tersebut, kebutuhan masyarakat masih dapat terpenuhi hingga tiga minggu ke depan,” ujar Basori, Selasa (12/1/2026).

Selain stok di pasar, ketersediaan beras juga diperkuat oleh cadangan yang dimiliki Perum Bulog. Untuk beras medium, Bulog Karimun saat ini menyimpan sekitar 700 ton, sementara stok beras premium tercatat sebanyak 24 ton.

Basori menegaskan, jumlah tersebut masih berada dalam batas aman dan terkendali. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang belum tentu benar, karena pola belanja berlebihan justru berpotensi memicu kelangkaan semu di pasaran.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya Tak Benda, PT Timah Tbk Dukung Pengembangan Perguruan Silat Pangean Laman Anak Berempat

“Belanja yang tidak wajar dapat berdampak pada distribusi dan harga. Stok beras kita cukup dan pemerintah terus melakukan pemantauan. Pada Kamis mendatang, kami juga akan menggelar rapat bersama Badan Pangan Nasional untuk membahas perkembangan komoditas beras,” katanya.

Pemerintah daerah, lanjut Basori, terus memantau distribusi serta pergerakan harga beras di tingkat pedagang. Koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan Bulog, pelaku distribusi, serta pelaku ritel guna memastikan pasokan ke pasar tradisional maupun ritel modern tetap lancar.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan percaya pada data resmi ketersediaan pangan. Dengan pasokan yang mencukupi dan distribusi yang terjaga, kebutuhan pokok warga Karimun dipastikan tetap terpenuhi,” tutup Basori.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan
Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026
Karimun – Meranti Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong Ekonomi hingga Perkuat Layanan Pemerintahan
Pelajar di Kundur Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya
Peringati Hari Dharma Samudera, Lanal Tanjung Balai Karimun Gelar Ziarah dan Tabur Bunga 

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:35 WIB

Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:10 WIB

Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026

Berita Terbaru