Sidak ke RSUD Muhammad Sani, Ini Beberapa Catatan Bupati Karimun

- Author

Rabu, 31 Mei 2023 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Karimun Aunur Rafiq Sidak ke RSUD Muhammad Sani Karimun, Selasa (31/5/2023). (Foto: Istimewa)

Bupati Karimun Aunur Rafiq Sidak ke RSUD Muhammad Sani Karimun, Selasa (31/5/2023). (Foto: Istimewa)

Karimun, Kepriheadline.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, Rabu (31/5/2023).

Inspeksi langsung oleh orang nomor satu di Karimun itu menyusul adanya informasi dari media mengenai seringnya terjadi penumpukan pasien pada pelayanan kesehatan di rumah sakit plat merah tersebut.

Dalam sidak itu, Bupati Rafiq secara langsung melihat kondisi ruang pelayanan RSUD Muhammad Sani dan berinteraksi bersama masyarakat untuk mengetahui keluhan-keluhan masyarakat.

“Akhir-akhir ini terjadi penumpukan pasien, sehingga terjadi keterlambatan pelayanan terhadap para pasien. Biasa hanya 200-300, sekarang 500-700 orang per hari,” ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Ia menyebutkan RSUD Muhammad Sani memiliki 11 Layanan Poli dengan 32 dokter spesialis. Dari keseluruhan itu, ia berharap dapat dimanajemen dengan baik, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal.

“Dari jam 6 bahkan masyarakat sudah datang untuk berobat. Maka kita mintakan RSUD, BPJS dan Dinas Kesehatan untuk mencari solusi ini,” katanya.

Terdapat beberapa catatan di berikan oleh Bupati Rafiq dalam inspeksi tersebut, yakni di antaranya evaluasi skema pelayanan untuk menghindari penumpukan pasien, evaluasi digitalisasi rekam medis melalui finger, dan perluasan fasilitas Poli

“Perlu penambahan tenaga dokter spesialis untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, serta pemisahan layanan penyakit paru dengan layanan lainnya,” katanya.

“Kita mintakan juga dokter dapat lebih cepat. Kecuali ada visit (kunjungan) ke pasien rawat inap. Kalau datang jam 6 ambil nomor antrean sampai jam 9. Itu sudah 2,5 jam rentang waktunya. Kalau dapat jam 8 pagi sudah bisa melayani, kecuali visit itu tadi,” katanya.

Diketahui bahwa, RSUD Muhammad Sani kini telah mulai berkembang dan maju dalam segi pengobatan. Tapi, dengan kondisi banguna yang dianggap kini tidak memadai lagi.

Direktur RSUD Muhammad Sani, Rosdiana, mengatakan bahwa dengan ramainya masyarakat datang untuk berobat, adalah suatu hal yang baik dan bentuk kepercayaan yang tinggi masyarakat ke RSUD.

“Yang kita takutkan itu Rumah Sakit sepi, tidak ada yang berobat. Ada dua hal membuat sepi, pertama karena tidak memadainya fasilitas, kedua karena pelayanan yang tidak baik,” kata Rosdiana.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penilaian Festival Eid Mubarak Karimun Diklaim Transparan, Pemenang Diumumkan 28 Maret
Mesin Kapal Bermasalah, Nelayan di Karimun Dilaporkan Hilang Kontak
Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Ruang Gym Hotel di Karimun
Arus Lebaran 2026 di Karimun Capai 183.789 Penumpang, Puncak Balik Terjadi 23 Maret
PLTU Karimun Jalani Pemeliharaan, PLN Lakukan Pemadaman Bergilir Saat Jam Puncak
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Belakang Kedai Kopi di Karimun
BPI IHC RSBT Karimun Tutup Rangkaian Ramadhan dengan Santunan Anak Yatim dan Pembagian Sembako
Kebakaran Lahan Sebabkan Listrik Padam di Karimun, Dua Unit PLTU Terganggu

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:01 WIB

Penilaian Festival Eid Mubarak Karimun Diklaim Transparan, Pemenang Diumumkan 28 Maret

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:08 WIB

Mesin Kapal Bermasalah, Nelayan di Karimun Dilaporkan Hilang Kontak

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:51 WIB

Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Ruang Gym Hotel di Karimun

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:19 WIB

Arus Lebaran 2026 di Karimun Capai 183.789 Penumpang, Puncak Balik Terjadi 23 Maret

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:35 WIB

PLTU Karimun Jalani Pemeliharaan, PLN Lakukan Pemadaman Bergilir Saat Jam Puncak

Berita Terbaru