Razia Kendaraan di Karimun Dimulai Hari Ini, 10 Pelanggaran Jadi Target Penindakan

- Author

Senin, 15 Juli 2024 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Karimun Kompol Herie Pramono sematkan pita tanda operasi kepada petugas. (Foto:ricky/kepriheadline.id)

Wakapolres Karimun Kompol Herie Pramono sematkan pita tanda operasi kepada petugas. (Foto:ricky/kepriheadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Operasi Patuh Seligi 2024 di wilayah hukum Polres Karimun, Polda Kepulauan Riau resmi digelar perhari Senin, 15 Juli 2024.

Operasi lalu lintas terpusat itu akan berlangsung selama 14 hari, terhitung 15-28 Juli 2024. Sejumlah pelanggaran masuk dalam target Operasi, dari pengendara kendaraan yang kebut-kebutan di jalan raya, hingga penggunaan knalpot tidak sesuai standarisasi pabrik.

Dimulainya Operasi Patuh Seligi 2024 ditandai dengan penyematan pita tanda operasi oleh Wakapolres Karimun Kompol Herie Pramono kepada perwakilan petugas.

Wakapolres Karimun Kompol Herie Pramono mengatakan, pada operasi patuh seligi ini, sebanyak 58 petugas gabungan dikerahkan selama pagelaran operasi tersebut.

“Hari ini sudah dimulai, dimana tujuan utama dari operasi tersebut adalah untuk menciptakan kemanan dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas,” kata Kompol Herie Pramono, Senin, 15 Juli 2024.

Ia menyebutkan, adapun prioritas pelanggaran yang difokuskan pada operasi kali ini yakni sebanyak 10 pelnggaran, antaranya berkendara dengan menggunakan handphone, pengemudi di bawah umur, berbonceng lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI dan safety belt.

Kemudian, pengendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, melebihi batas kecepatan, kendaraan overload dimensi, kendaraan berknalpot tidak sesuai spesifikasi serta kendaraan yang menggunakan sirine dan strobo tidak sesuai ketentuan.

“Penegakan hukum dilakukan secara ETLE, baik secara statis maupun mobile dan memberikan teguran kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk melengkapi dokumen dan kelengkapan kendaraan saat berkendara di jalan raya.

“Kepada masyarakat kami imbau agar lebih meningkatkan kesadaran ketika berkendara, sehingga angka kecelakaan lalu lintas bisa kita tekan secara bersama-sama,” tuturnya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB