KARIMUN, KepriHeadline.id – Kapten Kapal SB Solop Indah, Alizan, mengungkap kronologi seorang remaja perempuan yang nekat melompat ke laut saat kapal melintas di perairan Selat Beliah, Kabupaten Karimun, Jumat (24/4/2026) pagi.
Alizan mengatakan, kapal berangkat dari Pelabuhan Sri Tanjung Gelam menuju tujuan penyeberangan sekitar pukul 10.10 WIB dengan membawa sekitar 20 penumpang.
Menurut dia, suasana di dalam kapal awalnya berjalan seperti biasa hingga korban yang duduk di dalam kabin mendadak meminta izin keluar dengan alasan merasa mual.
“Awalnya dia bilang mual dan ingin muntah, jadi keluar dari kabin. Tidak lama kemudian, dia langsung melompat ke laut,” kata Alizan saat dikonfirmasi, Jumat siang.
Insiden itu sontak membuat penumpang lain panik. Seorang pria yang diduga rekan korban langsung meminta nahkoda memutar arah kapal untuk melakukan pertolongan.
“Mendengar teriakan itu, saya langsung putar balik kapal menuju lokasi korban jatuh. Rekan korban bersama anak buah kapal langsung turun ke laut sambil membawa pelampung,” ujar dia.
Dalam proses penyelamatan, sebuah speedboat yang kebetulan melintas di sekitar lokasi turut membantu mengevakuasi korban dari permukaan air.
Korban kemudian berhasil diangkat ke atas kapal dalam kondisi selamat sebelum dibawa ke darat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Alizan menegaskan, saat kejadian kondisi cuaca di perairan Karimun dalam keadaan baik dengan gelombang relatif tenang sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat.
“Cuaca bagus, ombak tenang. Kapal juga dalam kondisi layak berlayar. Jumlah penumpang hanya 20 orang dari kapasitas 36 kursi,” ucapnya.
Hingga kini, penyebab korban nekat melompat ke laut masih belum diketahui. Aparat kepolisian bersama otoritas pelabuhan masih meminta keterangan dari kapten kapal dan sejumlah saksi untuk mendalami insiden tersebut.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






