PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Infrastruktur Pesisir

- Author

Senin, 6 April 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Infrastruktur Pesisir

PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Infrastruktur Pesisir

PANGKALPINANG – PT TIMAH (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat di wilayah operasional, khususnya para nelayan.

Melalui berbagai program pemberdayaan, perusahaan terus memperkuat dukungan guna meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian nelayan di sejumlah daerah pesisir.

Beragam inisiatif dijalankan, mulai dari bantuan alat tangkap untuk meningkatkan produktivitas, fasilitasi jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, hingga pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas melaut.

Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil tangkapan, tetapi juga menciptakan rasa aman dan kenyamanan bagi nelayan dalam menjalankan profesinya.

Selain itu, PT Timah turut mendukung pembangunan fasilitas seperti tambatan perahu, pengerukan alur muara, serta sarana pendukung lainnya untuk memperlancar aktivitas nelayan.

Pada 2025, perusahaan menyalurkan bantuan kepada belasan kelompok nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau, dan Provinsi Kepulauan Riau. Program ini berlanjut pada 2026 dengan penyaluran bantuan alat tangkap, salah satunya kepada Kelompok Nelayan Sungai Ulim di Desa Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan.

Tak hanya itu, PT Timah juga telah memfasilitasi ribuan nelayan untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja.

Di sektor lingkungan, perusahaan menjalankan program pelestarian pesisir, seperti penanaman mangrove, restocking kepiting bakau di Kundur, restocking cumi di perairan Pulau Bangka, hingga program fishing ground dan coral garden yang manfaatnya mulai dirasakan nelayan.

Salah satu penerima manfaat, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Ratu Laut Teluk Dalam di Desa Kundur, memperoleh bantuan jaring udang. Sekretaris KUB, Dedi, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu meningkatkan hasil tangkapan.

“Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk membeli jaring udang. Dengan jaring baru, hasil tangkapan tentu bisa lebih maksimal,” ujar Dedi.

Ia mengungkapkan, selama ini banyak jaring milik anggota yang sudah rusak, sementara keterbatasan ekonomi menjadi kendala untuk membeli alat tangkap baru.

“Hasil tangkapan sering kali tidak mencukupi untuk membeli jaring baru, karena harganya cukup mahal dibandingkan penghasilan nelayan,” katanya.

Hal serupa disampaikan Ketua Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang, Kabupaten Bangka Barat, Harman. Kelompoknya menerima bantuan mesin tempel, kawat bubu, dan tali.

Menurut Harman, bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan nelayan setempat, terutama untuk memperluas jangkauan melaut.

“Mesin tempel sangat membantu nelayan yang sebelumnya hanya bisa beraktivitas di sekitar pesisir karena keterbatasan mesin,” ujarnya.

Ia juga menilai aktivitas pertambangan dan nelayan dapat berjalan berdampingan jika dikelola dengan baik.

“Ini bisa menjadi dua sumber ekonomi masyarakat yang saling mendukung, selama ada saling pengertian,” kata Harman.

Selain bantuan alat tangkap, PT Timah juga mendukung perbaikan akses jalan menuju kawasan nelayan di Penyusuk, Kelurahan Ramadan Indah, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Jalan yang sebelumnya rusak kini telah diperbaiki sehingga memudahkan nelayan membawa hasil tangkapan serta menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Kepala Lingkungan Penyusuk, Siswantoro, mengatakan akses jalan tersebut sangat vital bagi nelayan karena menjadi jalur menuju tambatan perahu.

“Kondisi sebelumnya rusak parah dan berbahaya saat musim hujan. Kini jauh lebih layak dilalui dan sangat membantu aktivitas nelayan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi dukungan PT Timah dalam perbaikan jalan yang dilakukan secara gotong royong, karena dinilai mampu mendorong pergerakan ekonomi masyarakat setempat.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026
PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat
PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat
PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani
PT TIMAH Bantu Perbaikan TPQ dan MDA Masjid Al Inayah di Kundur Barat
Dukung Kenyamanan Ibadah Jamaah, PT TIMAH Serahkan Bantuan untuk Masjid Nurul Fatah di Kabupaten Belitung
Dukung Program GENTING, PT TIMAH Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Berisiko Stunting
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:32 WIB

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:29 WIB

PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:45 WIB

PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:47 WIB

PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:46 WIB

PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB