Proyek Mangkrak Rp 200 Miliar, Pemda Karimun Ajukan Pengalihan Aset Pelabuhan Malarko ke Daerah

- Author

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Pelabuhan Malarko. FOTO: RICKY/KEPRIHEADLINE.ID

Potret Pelabuhan Malarko. FOTO: RICKY/KEPRIHEADLINE.ID

Karimun, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun mengajukan pengalihan aset Pelabuhan Malarko dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ke pemerintah daerah.

Langkah ini ditempuh untuk menghidupkan kembali proyek pelabuhan peti kemas yang mangkrak sejak 2008, meski telah menyerap anggaran negara hingga sekitar Rp 200 miliar.

Pelabuhan Malarko yang berada di Dusun Pelambung, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, kini berada dalam kondisi memprihatinkan.

Struktur beton yang berdiri di pesisir pantai terlihat terbengkalai, sementara sejumlah fasilitas mengalami kerusakan akibat bertahun-tahun tidak difungsikan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Djunaidi, menyebut kondisi tersebut berdampak langsung pada penyusutan nilai aset. Dari total investasi ratusan miliar rupiah, nilai pelabuhan diperkirakan turun drastis.

“Pelabuhan Malarko saat ini sudah tidak nyaman dipandang karena lama mangkrak. Dengan kondisi seperti itu, nilai aset tentu menyusut. Dari sekitar Rp 200 miliar yang sudah terserap, sekarang mungkin tinggal sekitar Rp 50 miliar,” ujar Djunaidi, Rabu (14/1/2026).

Djunaidi menjelaskan, sebelum proses serah terima aset dilakukan, pemerintah daerah meminta agar dilakukan appraisal dan audit secara menyeluruh.

Hal ini penting untuk memastikan kejelasan nilai aset serta menghindari potensi persoalan hukum dan administrasi di kemudian hari.

“Perlu dilakukan appraisal dan audit terlebih dahulu. Ketika aset ini diterima oleh daerah, jangan sampai ada permasalahan yang justru membebani pemerintah daerah,” katanya.

Menurut Djunaidi, Bupati Karimun telah melakukan koordinasi langsung dengan pemerintah pusat terkait rencana pengalihan aset tersebut. Proses ini juga akan melibatkan perwakilan Kemenhub di daerah, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Karimun.

Baca Juga :  Soal Isu Miring Tentang Pemusnahan BB Rokok Ilegal oleh Kejari Karimun, Oknum TNI AD dan Warga Membantah

“Pak bupati sudah ke pusat untuk menyampaikan rencana ini. Nantinya juga akan berkoordinasi dengan Kemenhub yang ada di Karimun,” ujarnya.

Setelah pengalihan aset rampung, Pemda Karimun membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga atau investor untuk melanjutkan pembangunan Pelabuhan Malarko.

Skema kerja sama tersebut direncanakan melibatkan Badan Pengusahaan (BP) Kawasan guna mengintegrasikan pelabuhan dengan kawasan ekonomi yang ada.

“Kita tentu tidak bisa berjalan sendiri. Kemungkinan besar akan bekerja sama dengan investor. Tujuannya agar pelabuhan ini bisa memberi manfaat ekonomi dan menjadi sumber pendapatan daerah,” kata Djunaidi.

Berdasarkan rencana awal, Pelabuhan Malarko dirancang sebagai pelabuhan peti kemas dengan kapasitas throughput hingga 400.000 TEUs per tahun dan mampu disandari kapal berukuran di atas 10.000 gross ton (GT). Sejumlah infrastruktur dasar telah terbangun, antara lain causeway sepanjang 800 meter dengan lebar 6 meter serta dermaga berukuran 110 meter x 10 meter.

Data menunjukkan, pembangunan Pelabuhan Malarko dimulai pada Juni 2008 di bawah Satuan Kerja Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Pulau Terluar Kepulauan Riau. Pada tahap awal, pagu anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 27,1 miliar dan seluruhnya bersumber dari APBN.

Meski anggaran pembangunan terus digelontorkan secara multiyears hingga mencapai ratusan miliar rupiah, proyek tersebut terhenti di tengah jalan dan belum pernah dioperasikan.

Pemda Karimun berharap, melalui pengalihan aset dan keterlibatan investor, Pelabuhan Malarko tidak lagi menjadi monumen proyek mangkrak, melainkan dapat berkembang menjadi pusat logistik dan penggerak ekonomi baru di Kabupaten Karimun.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan
Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026
Karimun – Meranti Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong Ekonomi hingga Perkuat Layanan Pemerintahan
Pelajar di Kundur Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya
Peringati Hari Dharma Samudera, Lanal Tanjung Balai Karimun Gelar Ziarah dan Tabur Bunga 

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:35 WIB

Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:10 WIB

Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026

Berita Terbaru