KARIMUN, KepriHeadline.id – Polres Karimun bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar operasi gabungan dengan menyasar sejumlah rumah kos di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu, 17 Oktober 2026 malam.
Operasi itu digelar untuk mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Karimun. Dalam operasi itu, petugas menemukan dua orang yang diduga menggunakan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan urine.
Keduanya kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mendukung program Quick Wins Kapolri, khususnya dalam pemberantasan narkoba dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 22.00 WIB hingga 00.20 WIB. Operasi dipimpin Wakapolres Karimun Kompol Heri Sujati dengan melibatkan 31 personel gabungan, terdiri dari 27 personel Polres Karimun dan empat personel BNN.
Petugas menyisir dua rumah kos di Jalan Asia Afrika, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun. Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkotika sekaligus memastikan situasi keamanan di lingkungan masyarakat tetap kondusif.
Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani melalui Wakapolres Karimun Kompol Heri Sujati mengatakan, operasi tersebut merupakan langkah konkret kepolisian dalam mendukung program prioritas Kapolri untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Pemberantasan narkoba membutuhkan langkah nyata, konsistensi, serta sinergi lintas sektor. Melalui KRYD ini, kami berupaya mempersempit ruang gerak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sekaligus menjaga keamanan masyarakat di wilayah hukum Polres Karimun,” kata Heri, Minggu (18/10/2026).
Menurut dia, pemberantasan narkoba membutuhkan upaya berkelanjutan, mulai dari pemetaan wilayah rawan, pencegahan, hingga penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika.
Karena itu, kolaborasi antara Polri, BNN, dan berbagai unsur terkait dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus penindakan terhadap penyalahgunaan narkotika.
Heri menegaskan, operasi serupa akan menjadi bagian dari upaya berkesinambungan untuk mencegah dampak buruk narkoba, terutama terhadap generasi muda, serta menjaga ketenteraman masyarakat.
“Melalui operasi terpadu ini, sinergi Polri dan BNN diharapkan semakin memperkuat upaya mewujudkan Karimun yang aman, kondusif, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika,” ujarnya.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







