Polda Kepri Ungkap Kasus Penerbitan Sertifikat Vaksin Ilegal di Batam

- Author

Rabu, 15 Februari 2023 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepri pimpin Konferensi Pers pengungkapan kasus penerbitan sertifikat vaksin ilegal di wilayah Polda Kepri, Rabu (15/2/2023). Foto:Humas Polda Kepri

Kapolda Kepri pimpin Konferensi Pers pengungkapan kasus penerbitan sertifikat vaksin ilegal di wilayah Polda Kepri, Rabu (15/2/2023). Foto:Humas Polda Kepri

Batam, KepriHeadline.id – Ditresķrimsus Polda Kepri mengungkap kasus pembuatan Sertifikat Vaksin Ilegal di wilayah Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Pembuatan sertifikat vaksin itu dilakukan secara online dengan biaya Rp50.000 perlembarnya. Pada kasus itu, polisi menetapkan satu orang tersangka berinisial Dw alias S.

Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun langsung memimpin Konfrensi Pers pengungkapan kasus pembuatan sertifikat vaksin tersebut.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Tabana menyebutkan, Jasa pembuatan sertifikat vaksin ini ditawarkan tersangka secara online melalui media sosial, dimana masyarakat dapat memperoleh sertifikat vaksin tanpa harus disuntik.

“Beredar di media sosial Facebook dengan nama akun Bang Salim. Modus tersangka dalam aksinya yaitu, dengan cara melakukan ilegal akses terhadap website P-Care BPJS Kesehatan milik Pemerintah RI,” kata Irjen Pol Tabana Bangun, Rabu (15/2/2023).

Lebih lanjut, Irjen Pol Tabama menjelaskan, pelaku DW menerobos akses login tanpa memasukkan id dan password. Kemudian, ia menerbitkan sertifikat vaksin yang tidak sesuai tanpa melaksanakan suntik vaksin.

“Setiap harinya pelaku mampu menerbitkan sertifikat vaksin sebanyak 20 hingga 30 lembar dengan dihargai Rp. 50.000 per sertifikat.” katanya.

Dari pengungkapan itu, Polisi menyita barang bukti berupa 1 (satu) buah laptop, 2 (dua) unit handphone, 2 (dua) buah buku tabungan, 1 (satu) buah akun facebook dan 9 (sembilan) lembar kartu vaksinasi covid-19 dari tangan tersangka.

Baca Juga :  Over Kapasitas, 21 Narapidana Rutan Karimun Dipindahkan

“Perbuatan tersangka tentunya dapat merugikan masyarakat yang memperoleh sertifikat vaksin yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Harapannya, dengan adanya upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana ini, tidak ada lagi oknum yang menyalahgunakan sertifikat yang berkaitan dibidang kesehatan dan perlindungan kesehatan terhadap masyarakat bisa lebih optimal.” tegas Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 30 ayat (1) Jo pasal 46 ayat (1) dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah) dan/atau pasal 32 ayat (1) Jo pasal 48 ayat (1) dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) dan 52 ayat (2) undang-undang nomor 11 tahun 2008 terhadap komputer dan/atau sistem elektronik serta informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik pemerintah dan/atau yang digunakan untuk layanan publik dipidana dengan pidana pokok ditambah sepertiga.

(*/red)

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, Kedubes Inggris Kunjungi Basarnas Tanjungpinang
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Menyusul Temuan di Batam, Dinkes Pastikan Karimun Masih Nihil Kasus Super Flu
Ratusan Peserta dari Dalam dan Luar Negeri Akan Ramaikan Festival Jong Nusantara 2026 di Karimun, Ini Jadwalnya
Catat Sejarah Baru, AKBP Yunita Stevani Resmi Pimpin Polres Karimun
Kapal Ferry Dumai Line Diterpa Ombak Tinggi, Penumpang Sempat Panik
Pemprov Kepri Tetapkan UMP dan UMK 2026, Upah Pekerja Naik hingga 8,92 Persen

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, Kedubes Inggris Kunjungi Basarnas Tanjungpinang

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:40 WIB

Menyusul Temuan di Batam, Dinkes Pastikan Karimun Masih Nihil Kasus Super Flu

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:43 WIB

Ratusan Peserta dari Dalam dan Luar Negeri Akan Ramaikan Festival Jong Nusantara 2026 di Karimun, Ini Jadwalnya

Berita Terbaru