Perahu Tenggelam Diterjang Angin, Sukardi Dapat Uluran Tangan PT TIMAH Tbk

- Author

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perahu Tenggelam Diterjang Angin, Sukardi Dapat Uluran Tangan PT TIMAH Tbk

Perahu Tenggelam Diterjang Angin, Sukardi Dapat Uluran Tangan PT TIMAH Tbk

BANGKA – PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan nelayan di wilayah operasional perusahaan. Salah satu wujud nyata kepedulian dengan memberikan bantuan kepada nelayan yang mengalami kecelakaan di laut.

Salah satu nelayan yang menerima bantuan PT TIMAH Tbk adalah Sukardi (53), nelayan tradisional warga Nelayan II, Sungailiat, Kabupaten Bangka. Sukardi mengalami kecelakaan laut beberapa waktu lalu.

Dalam peristiwa tersebut, perahu yang digunakan Sukardi tenggelam akibat cuaca buruk dan angin kencang. Sejumlah peralatan penting seperti genset, GPS, dan fiber turut tenggelam. Beruntung, Sukardi berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Alhamdulillah saya selamat. Angin laut waktu itu memang kencang. Kejadian ini terjadi saat perjalanan pulang. Perahu karam dan beberapa peralatan seperti GPS tenggelam. Alhamdulillah saya masih selamat karena ditolong kawan-kawan nelayan,” ceritanya.

Sebagai nelayan tradisional, Sukardi menceritakan peristiwa ini mengganggu ekonomi keluarga. Dirinya bahkan terpaksa untuk meminjam dana agar bisa kembali melaut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan dari PT TIMAH Tbk ini akan dimanfaatkan untuk mengganti peralatan melaut yang rusak, melunasi pinjaman, serta mendukung keberlanjutan usaha melaut Sukardi.

“Saya sudah lama jadi nelayan. Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur mendapat bantuan dari PT TIMAH. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan harapannya agar komitmen PT TIMAH Tbk dalam membantu nelayan dapat terus berlanjut, termasuk melalui program sosial lainnya seperti pemeriksaan kesehatan gratis bagi nelayan.

“Terima kasih banyak, semoga PT TIMAH selalu jaya dan terus peduli kepada nelayan seperti kami,” ucapnya.

Selain Sukardi, pekan lalu PT TIMAH Tbk juga menyerahkan bantuan untuk Bahar anak nelayan yang mengalami kecelakaan laut bersama ayahnya. PT TIMAH Tbk memberikan bantuan biaya pengobatan untuk Bahar yang mengalami luka bakar.

Melalui berbagai program sosial dan kemitraan, PT TIMAH Tbk berupaya hadir di tengah masyarakat pesisir, tidak hanya sebagai perusahaan pertambangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan nelayan.

(*)

Editor : Ricky Robian Syah

Sumber Berita : ww.timah.com

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamen ATR/BPN Dorong Pemprov Kalteng Optimalkan GTRA untuk Selesaikan Konflik Pertanahan
Menteri ATR/BPN Apresiasi UAS Alihmedia Sertipikat Tanah ke Elektronik
Menteri Nusron: Pemimpin Harus Permudah Pelayanan, Jangan Persulit Rakyat
PT TIMAH Perkuat Kreativitas Pemuda, Dorong Ekosistem Kreatif di Wilayah Operasional
PT Timah Reklamasi 354 Hektar Lahan Bekas Tambang, Target 411 Hektar pada 2026
PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Infrastruktur Pesisir
Safari Ramadan, PT TIMAH Salurkan Bantuan untuk Marbot dan Guru Ngaji di Wilayah Operasional
PT TIMAH Dukung Edukasi Anti Narkoba Sejak Dini Lewat Lomba Ananda Bersinar di Pangkalpinang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 11:47 WIB

Wamen ATR/BPN Dorong Pemprov Kalteng Optimalkan GTRA untuk Selesaikan Konflik Pertanahan

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Menteri ATR/BPN Apresiasi UAS Alihmedia Sertipikat Tanah ke Elektronik

Senin, 27 April 2026 - 11:31 WIB

Menteri Nusron: Pemimpin Harus Permudah Pelayanan, Jangan Persulit Rakyat

Jumat, 17 April 2026 - 13:31 WIB

PT TIMAH Perkuat Kreativitas Pemuda, Dorong Ekosistem Kreatif di Wilayah Operasional

Jumat, 17 April 2026 - 13:24 WIB

PT Timah Reklamasi 354 Hektar Lahan Bekas Tambang, Target 411 Hektar pada 2026

Berita Terbaru