Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp15,1 Miliar Digagalkan di Perairan Bintan

- Author

Senin, 2 Desember 2024 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Adhang Noegroho Adhi, DirTiPiter Brigjen Pol Nunung Saefudin memimpin Konferensi Pers Penyeludupan BBL di Perairan Kepri. Foto: ricky/kepriheadline.id

Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Adhang Noegroho Adhi, DirTiPiter Brigjen Pol Nunung Saefudin memimpin Konferensi Pers Penyeludupan BBL di Perairan Kepri. Foto: ricky/kepriheadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Tim gabungan dari Bareskrim Polri bersama Kanwil DJBC khusus Kepri, Lantamal IV Batam kembali mengagalkan upaya penyeludupan Benih Bening Lobster (BBL) di Perairan Pulau Numbing, Bintan Pesisir, Provinsi Kepulauan Riau, Senin, 25 November 2024.

Benih bening lobster tersebut diduga akan diselundupkan keluar perairan Indonesia menggunakan kapal cepat tanpa nama (High Speed Craft/HSC).

Kakanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau Adhang Noegroho Adi mengatakan, Benih bening lobster itu diketahui diseludupkan dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi menggunakan HSC bermesin 4 x 200 PK dengan tujuan Malaysia.

“Kapal cepat tanpa nama itu berhasil diamankan di Perairan Pulau Numbing, Bintan Pesisir,” kata Adhang dalam Konferensi Pers di Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Senin, 2 Desember 2024.

Ia mengatakan, saat dilakukan penangkapan, para pelaku penyeludupan BBL itu diketahui sempat melakukan resistensi dengan cara membuang jaring dengan maksud untuk menghambat pengejaran petugas. Selain itu, para pelaku juga semoat melakukan manuver berbahaya hingga menyebabkan terjadinya kontak body boat yang tidak bisa terhindarkan.

“Jadi para pelaku sempat memberikan perlawanan, hingga akhirnya 4 orang pelaku yang berada di boat melompat ke laut,” jelas Adhang.

Empat pelaku yang melompat ke laut, kemudian diketahui mengalami luka-luka akibat melompat saat speedboat belum berhenti sempurna. Mereka kemudian diamankan dan dibawa ke Klinik di Tanjung Pinang untuk mendapatkan perawatan medis.

“Jadi 3 diantaranya mengalami luka dan sampai saat ini masih menjalani pengobatan di klinik bea cukai,” sebutnya.

Sementara untuk barang bukti yang diamankan, Adhang menyebutkan, pihaknya berhasil mengamankan satu unit HSC bermesin 4 x200 PK, 28 Kotak Streofoam berisini benih bening lobster.

“Dari hasil pencacahan, total benih lobster mencapai 151.000 Ekor dengan nilai barang sebesar Rp15,1 Miliar,” katanya.

Untuk selanjutnya, ratusan ribu benih bening lobster itu dilepasliarkan ke Perairan Pulau Kambing, Kabupaten Karimun. Proses penglepasliaran itu disaksikan langsung oleh tersangka, perwakilan Kejati Kepri, Lantamal IV Batam, Bareskrim Polri,

“Atas penindakan tersebut telah dilakukan penyidikan dan hasilnya 4 orang pelaku berinjdial SY, D, S dan J ditetapkan menjadi tersangka,” katanya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB