Karimun, KepriHeadline.id – Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus meninggalnya seorang wanita berinisial Ha Warga Perumahan Sinar Indah, Leho, Kelurahan Teluk Uma, Sabtu, 17 Februari 2024.
Perkembangan terbaru, pacar korban berinisial P yang merupakan seorang aparat penegak hukum telah diamankan oleh satuannya dan menjalani pemeriksaan.
Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus ditemui di RSUD Muhammad Sani menjelaskan, diamankan P dilakukan bukan dari kepolisian, melainkan satuan tempatnya berdinas.
“Kami dari kepolisian belum ada mengamankan siapa-siapa terkait kasus ini. Hanya saja, sudah menjadi rahasia umum bahwa pacar korban merupakan seorang oknum di satuan Instansi di Karimun, dan ia telah diamankan oleh atasannya serta kini menjalani pemeriksaan,” kata Kapolres Fadli.
Ia mengatakan, saat ini polisi masih fokus untuk mengungkap fakta-fakta kejadian tersebut guna menemukan titik terang apa yang sebenarnya terjadi.
“Tadi terhadap jenazah sudah dilakukan autopsi dan besok hasilnya akan keluar. Kami akan sampaikan kepada keluarga apa yang sebenarnya yang terjadi,” ujarnya.
Kapolres menjelaskan, untuk ceceran darah yng ditemukan di dalam rumah korban, didapati fakta bahwa itu merupakan darah korban. Menurutnya, kemungkinan darah itu berasal dari kaki korbang yang menginjak pecahan kaca di sekitara dapur.
“Ceceran darah kemungkinan besar dari pecahan kaca di TKP yang diinjak oleh korban. Kami minta waktu, agar bisa mengungkap semua fakta-fakta yang telah terjadi,” katanya.
Sebelumnya, HA ditemukan tewas dalam kondisi terbaring di kamar oleh anak laki-lakinya pada Sabtu (17/2) sekitar pukul 12.30 WIB.
Penemuan itu menghebohkan warga Perumahan Sinar Indah, Leho karena diduga wanit berinisial Ha itu meninggal dunia dalam kondisi tidak wajar.
(*)
Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS






