Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN Libatkan Kabag Tapem Karimun, Lanjut ke Tahap Penyidikan

- Author

Selasa, 12 November 2024 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Karimun, KepriHeadline.id – Kasus dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pilkada Provinsi Kepulauan Riau yang melibatkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Karimun, Zulkhairi, kini memasuki tahap penyidikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun.

Sebanyak 22 saksi telah menjalani pemeriksaan dalam kasus tersebut, antaranya Tim Pemenangan Paslon nomor urut 2, Kabag Tapem Pemkab Karimun, dan sejumlah saksi-saksi lainnya.

Ketua Bawaslu Karimun, Muhammad Iskandar dikonfirmasi perihal tersebut, mengatakan bahwa kasus yang menyeret Kabag Tapem Pemkab Karimun itu telah masuk ke tahap penyidikan.

“Iya, sudah naik ke tahap penyidikan,” ujarnya pada Selasa, 12 November 2024.

Dalam proses penyidikan ini, Bawaslu Kabupaten Karimun telah memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk Tim Pemenangan Paslon Gubernur-Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, Muhammad Rudi-Aunur Rafiq, yang melapor, serta sejumlah saksi dan Zulkhairi sebagai terlapor.

Pemanggilan Zulkhairi telah dikonfirmasi oleh anggota Bawaslu Karimun, Eko Purwandoko.

“Iya sudah kami panggil,” kata Eko.

Sejauh ini, Bawaslu Karimun telah memeriksa 22 saksi terkait kasus tersebut. Dugaan pelanggaran netralitas ASN ini mencuat setelah beredar sebuah video berdurasi 32 detik di media sosial yang diduga memperlihatkan dan merekam suara Zulkhairi.

Baca Juga :  Tertimpa Tiang Gawang, Siswa SD di Karimun Meninggal Dunia

Dalam video itu, tampak gambar Zulkhairi bersama Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Karimun, Faizal. Suara dalam rekaman terdengar menanyakan beberapa lurah di Kabupaten Karimun terkait pilihan mereka dalam Pilkada Kepri. Diduga, rekaman itu berisi arahan tersirat mengenai dukungan politik.

“Cari yang pasti aja, Pak Lurah. Ini saya keluar sebentar, ada teman-teman dari Mabes Polri. Itu Sungai Pasir, Baran Kota, Meral Timur, dan Parit Benut. Arahnya kemana ya, Pak Lurah? Tegak lurus nggak ke Pak Gubernur Ansar? Saya mau pastikan dulu,” bunyi suara yang diduga milik Zulkhairi.

Kasus ini masih terus bergulir, dan Bawaslu Kabupaten Karimun berkomitmen untuk menangani dugaan pelanggaran netralitas ASN ini sesuai aturan yang berlaku.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan
Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026
Karimun – Meranti Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong Ekonomi hingga Perkuat Layanan Pemerintahan
Pelajar di Kundur Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya
Peringati Hari Dharma Samudera, Lanal Tanjung Balai Karimun Gelar Ziarah dan Tabur Bunga 

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:35 WIB

Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:10 WIB

Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026

Berita Terbaru