Karimun Rawan Pemadaman Listrik Bergilir

- Author

Kamis, 23 Februari 2023 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN melakukan perbaikan kerusakan di salah satu jaringan di wilayah Karimun. (Foto: dokumen kepriheadline.id)

Petugas PLN melakukan perbaikan kerusakan di salah satu jaringan di wilayah Karimun. (Foto: dokumen kepriheadline.id)

Karimun, Kepriheadline – PT PLN Rayon Tanjungbalai Karimun alami kekurangan daya sebesar 3-4 Megawatt dalam memenuhi kebutuhan listrik wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Saat ini, ketersediaan daya oleh PLN Karimun hanya mampu mencapai 32 Megawatt, sedangkan kebutuhan kelistrikan pelanggan di Karimun dapat mencapai 30 Megawatt.

Hal itu, apabila terjadi kerusakan terhadap salah satu mesin pembangkit, akan berdampak akan terjadinya pemadaman bergilir.

Manager PT PLN Karimun Hendrico mengatakan, saat ini kondisi kelistrikan di Kabupaten Karimun memang mengalami defisit, meskipun ketersediaan daya masih diatas kebutuhan pelanggan.

“Saat ini kebutuhan listrik pelanggan PLN Karimun tertingi 30 MW, sementara daya tersedia 32 MW. Jika 1 mesin saja ada pemeliharaan maka daya tersisa 27 MW,” kata Hendrico.

Ia mengatakan, untuk mengatasi kondisi itu, PLN Karimun membutuhkan tambahan daya sebesar 3-4 Megawatt, agar tidak ada pemadamam ketika terjadi pemeliharaan mesin atau kerusakan.

“Untuk menghindari terjadinya kondisi tersebut maka kita membutuhkan tambahan kapasitas kurang lebih sampai 4 MW, jadi jika ada pemeliharaan mesin kondisi daya kita tetap aman,” katanya.

Bupati Rafiq Minta Penambahan Mesin ke PLN UID Riau-Kepri

Dalam mengatasi konsisi kelistrikan di wilayah Kabupaten Karimun, Bupati Karimun Aunur Rafiq saat bertemu GM PT PLN UID Riau-Kepri pada Minggu (19/2/2023) lalu, telah meminta penambahan mesin pembangkit untuk PLTD Bukit Carok.

“Dalam pertemuan itu, saya meminta penambahan mesin untuk PLTD langsung kepada kepala PLN wilayah Riau dan Kepri,” ujar Bupati Rafiq.

Ia mengatakan, permintaan penambahan mesin itu untuk mengatasi permasalahan kondisi kelistrikan di Karimun yang rawan terjadi defisit daya.

Menurutnya, kemampuan daya pasokan listrik di Karimun mengalami defisit apabila salah satu mesin baik di PLTD Bukit Carok maupun PLTU Sei Batak mengalami kerusakan.

“Jika terjadi beban puncak dan mesin ada yang rusak, maka daya berkurang. Kondisi ini tidak bisa berlarut, sehingga kita meminta penambahan mesin ini,” katanya.

Bupati menyebut permintaan tersebut mendapat sambutan baik oleh Kepala PLN wilayah Kepri dan Riau yang akan mengadakan mesin diesel 4 megawatt (MW) untuk Kabupaten Karimun.

“PLN menyampaikan kepada kita akan mengirim mesin 4 MW, Insya Allah sebelum bulan suci ramadan sudah beroperasi agar tidak terjadi pemadaman,” katanya.

(red)

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam
PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan
Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili
Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang
Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan
Puting Beliung Terjang Perumahan Gladiola Karimun, 11 Rumah Rusak Parah
Bupati dan Wakil Bupati Karimun Tegaskan Penataan Pasar Berpihak pada Masyarakat
Hanyut ke Malaysia, Dua Nelayan Karimun Diselamatkan dalam Operasi Gabungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam

Jumat, 17 April 2026 - 10:05 WIB

PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan

Rabu, 15 April 2026 - 16:17 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

Rabu, 15 April 2026 - 16:07 WIB

Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang

Rabu, 15 April 2026 - 12:46 WIB

Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan

Berita Terbaru