Karimun Dapat Jatah 95 Ton Pupuk Subsidi 

- Author

Selasa, 9 Januari 2024 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pupuk. Foto: Istockphoto

Ilustrasi Pupuk. Foto: Istockphoto

Karimun, KepriHeadline.id – Kuota Pupuk Subsidi untuk wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, tahun 2024 mengalami peningkatan.

Pada tahun 2024, Karimun mendapatkan kuota pupuk bersubsidi sebanyak 95 Ton, meningkat dari tahun sebelumnya hanya 69 Ton. Meski begitu, pupuk subsidi itu hanya dapat dinikmati oleh petani Cabai dan Jagung.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukriyanto Jaya Putra mengatakan, sebanyak 95 Ton Pupuk Subsidi itu terdiri dari 88,400 Kilogram pupuk jenis NPK dan 6.700 gram jenis Urea.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari persetujuan Kementan RI, kuota pupuk subsidi tahun ini sekitar 95 Ton untuk jenis NPK dan Urea dan akan disalurkan kepada 318 Petani di Kabupaten Karimun,” kata Sukriyanto, Selasa, 9 Januari 2024.

Ia mengatakan, penyaluran pupuk subsidi itu berdasarkan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang telah diusulkan sebelumnya.

Dimana jelas Sukri, penerima pupuk subsidi ini sudah masuk ke dalam sistem terpusat ke Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

“Perlu kita sampaikan juga bahwa peruntukan penggunaan pupuk subsidi juga sudah ditentukan, yakni hanya untuk untuk 9 jenis tanaman saja. Seperti tanaman padi, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai, kedelai, kopi, kakao (koko) dan tebu. Selain dari jenis tanaman tersebut tidak bisa menggunakan pupuk subsidi,” katanya.

“Ini telah sesuai dengan Permentan Nomor 10 Tahun 2022, dimana untuk jenis-jenis tanamannya sudah diatur. Dan untuk Karimun, hanya ada Jagung dan Cabai,” timpanya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikan di Perairan Kundur, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pemeriksaan Kesehatan Gratis IHC RSBT Karimun Disambut Antusias Pengunjung KWM
Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026
HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen
Kabut Asap Selimuti Karimun, Disdikbud Ungkap Alasan Sekolah Tetap Tatap Muka
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Kepri, Mantan Kapolres Karimun Jabat Dirreskrimsus
Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka
Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikan di Perairan Kundur, Tim SAR Lakukan Pencarian

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:20 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Gratis IHC RSBT Karimun Disambut Antusias Pengunjung KWM

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:37 WIB

HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Kabut Asap Selimuti Karimun, Disdikbud Ungkap Alasan Sekolah Tetap Tatap Muka

Berita Terbaru