Kapus Moro Terjerat Kasus Narkoba, Dinkes Karimun Tunjuk Plh dan Koordinasi dengan BKPSDM

- Author

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti yang disita dari Kapus Moro berupa Bong Sabu.

Barang bukti yang disita dari Kapus Moro berupa Bong Sabu.

KARIMUN, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Kesehatan bergerak cepat menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Kepala Puskesmas Moro setelah Kepala Puskesmas (Kapus) Moro, BSS (46), ditangkap terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Soerjadi, mengatakan pihaknya masih menunggu surat resmi dari kepolisian terkait penetapan status hukum yang bersangkutan.

“Kita menunggu surat resmi dari kepolisian. Untuk sementara sudah ditunjuk Plh Kapus Moro dan pelayanan tetap berjalan. Dokter akan digilir dari puskesmas yang ada,” ujar Soerjadi saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).

Ia menegaskan, langkah penunjukan Plh dilakukan agar pelayanan kesehatan di Puskesmas Moro tetap berjalan dan tidak terganggu akibat persoalan hukum yang menjerat pejabat sebelumnya.

Terkait status kepegawaian BSS sebagai aparatur sipil negara (ASN), Soerjadi menyebut kewenangan sepenuhnya berada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karimun.

“Untuk status kepegawaian kami serahkan ke BKPSDM,” katanya.

Baca Juga :  Panggung Megah Enjoy Karimun Event akan Meriahkan Akhir Pekan di Karimun

Sebelumnya, BSS ditangkap di ruang kerjanya di Puskesmas Moro pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang ditangani jajaran Polda Kepulauan Riau.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 1,18 gram. Dari hasil pemeriksaan, tersangka lain dalam kasus tersebut mengaku mendapatkan barang haram itu dari BSS.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena terjadi di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan. Apalagi, Puskesmas Moro sebelumnya telah menjadi perhatian lantaran termasuk satu dari dua puskesmas di Karimun yang tidak memiliki dokter umum tetap.

Kondisi kekurangan tenaga medis tersebut dinilai berdampak pada optimalisasi layanan kesehatan masyarakat. Dengan penunjukan Plh dan sistem dokter bergilir, Dinas Kesehatan berharap pelayanan tetap dapat berjalan sembari menunggu proses hukum dan kebijakan kepegawaian lebih lanjut.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat, Kejari Karimun Bentuk Pos Pelayanan Bantuan Hukum
PPPK di Karimun Dipastikan Terima THR Idul Fitri 1447 H, Pemkab Sesuaikan Kemampuan Keuangan Daerah
Kabupaten Karimun Raih Penghargaan BRIN, Masuk Daerah Berdaya Saing Nasional
Kepala Puskesmas Moro Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
PT Timah Serahkan Bantuan Jaring Udang untuk Nelayan Kundur Barat, Dukung Produktivitas Saat Musim Panen
Karimun Kekurangan Dokter, Dua Puskesmas Tanpa Layanan Dokter Umum
TPP ASN Pemkab Karimun Segera Cair, Januari dan Desember 2025 Diproses Pekan Ini
Karimun Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:38 WIB

Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat, Kejari Karimun Bentuk Pos Pelayanan Bantuan Hukum

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:42 WIB

Kapus Moro Terjerat Kasus Narkoba, Dinkes Karimun Tunjuk Plh dan Koordinasi dengan BKPSDM

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:12 WIB

PPPK di Karimun Dipastikan Terima THR Idul Fitri 1447 H, Pemkab Sesuaikan Kemampuan Keuangan Daerah

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:07 WIB

Kabupaten Karimun Raih Penghargaan BRIN, Masuk Daerah Berdaya Saing Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:04 WIB

Kepala Puskesmas Moro Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terbaru