PT Timah Serahkan Bantuan Jaring Udang untuk Nelayan Kundur Barat, Dukung Produktivitas Saat Musim Panen

- Author

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Timah Serahkan Bantuan Jaring Udang untuk Nelayan Kundur Barat, Dukung Produktivitas Saat Musim Panen. FOTO: BIDANG CORCOM PT TIMAH TBK

PT Timah Serahkan Bantuan Jaring Udang untuk Nelayan Kundur Barat, Dukung Produktivitas Saat Musim Panen. FOTO: BIDANG CORCOM PT TIMAH TBK

KARIMUN, KepriHeadline.id – Jaring masih menjadi alat tangkap utama yang diandalkan nelayan tradisional untuk menopang produktivitas sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga. Untuk itu, PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menyalurkan bantuan alat tangkap bagi nelayan di wilayah operasional perusahaan.

Terbaru, perusahaan menyerahkan bantuan berupa jaring udang kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sumur Air Mawar di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, pada pekan lalu.

Bagi nelayan, jaring bukan sekadar perlengkapan melaut, melainkan aset kerja utama untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah kenaikan harga perlengkapan melaut, ketersediaan jaring yang layak pakai dinilai sangat menentukan hasil tangkapan.

Bantuan tersebut disambut antusias para anggota KUB Sumur Air Mawar yang mayoritas merupakan nelayan tradisional. Selama ini, mereka bergantung pada hasil tangkapan udang di perairan pesisir Pantai Kobel.

Ketua KUB Sumur Air Mawar, Amri, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan. Ia menyebutkan, ini merupakan kali pertama kelompoknya menerima bantuan alat tangkap dari PT Timah.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada PT TIMAH yang sudah membantu jaring. Harga jaring sekarang tidak sebanding dengan penghasilan nelayan. Bantuan ini sangat kami harapkan,” ujar Amri.

Menurut dia, saat ini nelayan tengah memasuki musim udang dengan harga jual yang relatif baik. Dengan adanya jaring baru, para nelayan optimistis hasil tangkapan dapat meningkat.

“Sekarang musim udang dan harganya lumayan. Dengan jaring baru, tentu bisa membantu meningkatkan hasil tangkapan,” katanya.

Sebagai nelayan tradisional, anggota KUB biasanya menangkap udang di pesisir Pantai Kobel dengan hasil yang tidak menentu. Keterbatasan alat tangkap kerap menjadi kendala di lapangan.

Jaring udang yang digunakan pun kerap mengalami kerusakan dan umumnya harus diganti setiap tiga hingga empat bulan. Di sisi lain, harga alat tangkap terus mengalami kenaikan, sementara harga jual udang tidak selalu stabil.

“Penghasilan kami hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau jaring rusak, membeli yang baru terasa berat karena harga tidak seimbang dengan pendapatan,” ujarnya.

Dengan adanya bantuan jaring baru, nelayan tidak hanya dapat mengganti alat tangkap yang rusak, tetapi juga menambah jumlah jaring yang digunakan. Kondisi ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan pendapatan nelayan.

Penyaluran bantuan alat tangkap tersebut merupakan bagian dari komitmen PT TIMAH dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir di wilayah operasional perusahaan.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB