Batam, KepriHeadline.id – Kapal ferry Dumai Line yang melayani rute Dumai–Batam diterpa ombak tinggi saat berlayar, Minggu (4/1/2026). Kondisi cuaca buruk tersebut sempat membuat penumpang panik.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat para penumpang mengenakan jaket keselamatan atau life jacket. Ombak besar tampak menghantam badan kapal, disertai angin kencang yang menyebabkan guncangan cukup kuat.
Suasana di dalam kapal sempat mencekam. Beberapa penumpang terlihat menangis ketakutan akibat kerasnya terjangan ombak. Meski demikian, awak kapal tetap berupaya menenangkan penumpang dan memastikan prosedur keselamatan dijalankan.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah adanya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam. BMKG sebelumnya mengeluarkan peringatan potensi banjir pesisir atau rob di wilayah Kepulauan Riau pada 1 hingga 9 Januari 2026.
Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Fitri Annisa, mengatakan peringatan itu berkaitan dengan fase Perigee pada 2 Januari dan Bulan Purnama pada 3 Januari 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut.
“Masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap potensi terjadinya banjir pesisir (rob) yang berpeluang terjadi pada 1 sampai 9 Januari 2026,” ujar Fitri dalam keterangan resmi.
BMKG mencatat sejumlah wilayah pesisir yang perlu meningkatkan kewaspadaan, antara lain Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kota Tanjungpinang. Potensi rob diperkirakan dapat mengganggu aktivitas pelabuhan, permukiman pesisir, serta kegiatan perikanan.
BMKG mengimbau masyarakat dan pengguna transportasi laut untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di perairan.
(*)
Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






