Bupati Iskandarsyah soal Tarif Parkir Pelabuhan Karimun: Dikoreksi Sesuai Aturan

- Author

Senin, 5 Januari 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Keluar dari Pintu Keluar Parkir Progresif di Pelabuhan Karimun.

Masyarakat Keluar dari Pintu Keluar Parkir Progresif di Pelabuhan Karimun.

Karimun, KepriHeadline.id – Bupati Karimun Iskandarsyah menegaskan bahwa penyesuaian tarif parkir di kawasan Pelabuhan Karimun dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan bukan kebijakan sepihak pemerintah daerah.

Iskandarsyah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum tentu benar. Ia memastikan, setiap rupiah tarif parkir yang dipungut telah melalui perhitungan matang serta memiliki dasar hukum yang jelas.

“Tarif kita koreksi sesuai setingan alat ukur di Perda. Percayalah pada kami, pemerintah melakukan ini untuk kebaikan bersama. Hasil dari PAD parkir ini pada akhirnya akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam berbagai program pembangunan,” kata Bupati Karimun Iskandarsyah, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, penyesuaian tarif tersebut merupakan bagian dari upaya penataan dan modernisasi sistem parkir di kawasan pelabuhan. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban, transparansi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Iskandarsyah menekankan bahwa penerapan sistem pembayaran langsung atau non-tunai justru bertujuan meminimalkan potensi kebocoran pendapatan daerah. Dengan sistem tersebut, seluruh transaksi tercatat secara otomatis dan dapat diawasi.

“Dengan pembayaran langsung, uangnya langsung masuk ke sistem. Ini untuk memastikan tidak ada kebocoran dan pendapatan daerah bisa meningkat,” katanya.

Ia memaparkan, selama ini pendapatan asli daerah (PAD) Karimun dari sektor parkir masih tergolong kecil. Dari bagi hasil parkir, Karimun baru memperoleh sekitar Rp360 juta per tahun, jauh di bawah potensi yang seharusnya bisa diraih.

Sebagai perbandingan, Kota Batam dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa mampu menghasilkan pendapatan parkir hingga Rp15 miliar per tahun. Sementara Karimun, dengan jumlah penduduk sekitar 275 ribu jiwa, dinilai masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan PAD dari sektor tersebut.

“Kalau kita bisa mengambil 10 persen saja dari rasio itu, target Rp1,5 miliar sangat mungkin dicapai. Peningkatan ini tentu akan dilakukan secara bertahap,” jelas Iskandarsyah.

Menutup pernyataannya, Iskandarsyah menegaskan bahwa hasil dari penyesuaian tarif parkir tersebut tidak akan dinikmati pemerintah semata. Seluruh pendapatan yang masuk ke kas daerah akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

“Percayalah, apa yang kita lakukan ini untuk kebaikan bersama. PAD dari parkir akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan,” pungkasnya.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB