Jelang Pemilu 2024, Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Berita Hoaks

- Author

Rabu, 1 November 2023 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hoaks. Foto: google.com

Ilustrasi Hoaks. Foto: google.com

Karimun, Kepriheadline.id – Masyarakat Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau diminta turut berperan dalam mengawasi berita hoaks dan mengandung ujaran kebencian jelang Pemilu serentak 2024.

Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah terprovokasi berita-berita yang tak memiliki sumber serta masih belum diketahui kebenarannya.

Kasubsi Penmas Polres Karimun Ipda Zulfikar mengatakan, jelang Kontestasi Pemilu 2024, masyarakat diminta agar lebih waspada dalam memilah informasi, sehingga tidak terjadi perpecahan antara kelompok masyarakat dan bisa menciptakan situasi Pemilu yang aman dan damai.

“Tentunya masyarakat harus waspada, jamgan mudah percaya akan informasi yang beredar sebelum adanya fakta resmi. Mari bersama kita ciptakan kondisi pemilu yang damai,” kata Ipda Zulfikar.

Baca Juga :  Program Sampan Layar, Inovasi Ditpolairud Polda Kepri untuk Beri Pelayanan ke Masyarakat Pesisir

Menurutnya ada beberapa tips yang harus diketahui masyarakat, agar dapat terhindar dari penyebaran berita hoaks. Berikut tips-tips yang dibagikan Humas Polres Karimun untuk mencegah masyarakat terprovokasi berita-berita bohong.

  • Hindari Judul yang bersifat provokatif
  • Baca dan simak keseluruhan artikel
  • Bedakan artikel opini dan fakta
  • Tidak membagikan berita yang belum divalidasi sebelumnya
  • Melakukan “Reserve Image Search” gambar yang ada di artikel untuk mendeteksi berita hoaks
  • Mengecek kebenaran artikel di s.id/cekhoax
  • Mencari informasi di akun resmi KPU
  • Jika menemukan berita hoax laporkan di aduankonten.id

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Kepri dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Senilai Rp 3,2 Miliar ke Malaysia
Isu Uang “Gerenti” di Karimun Jadi Sorotan, PBB Tegaskan Tak Ada Pungutan oleh Imigrasi
Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS dan SPP, Tiga Pejabat Sekolah di Karimun Ditetapkan Sebagai Tersangka
Imigrasi Tanjung Balai Karimun Tunda 18 Permohonan Paspor hingga Februari 2026
Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat, Kejari Karimun Bentuk Pos Pelayanan Bantuan Hukum
Kapus Moro Terjerat Kasus Narkoba, Dinkes Karimun Tunjuk Plh dan Koordinasi dengan BKPSDM
PPPK di Karimun Dipastikan Terima THR Idul Fitri 1447 H, Pemkab Sesuaikan Kemampuan Keuangan Daerah
Kabupaten Karimun Raih Penghargaan BRIN, Masuk Daerah Berdaya Saing Nasional

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:28 WIB

Bea Cukai Kepri dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Senilai Rp 3,2 Miliar ke Malaysia

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:14 WIB

Isu Uang “Gerenti” di Karimun Jadi Sorotan, PBB Tegaskan Tak Ada Pungutan oleh Imigrasi

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:29 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS dan SPP, Tiga Pejabat Sekolah di Karimun Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:43 WIB

Imigrasi Tanjung Balai Karimun Tunda 18 Permohonan Paspor hingga Februari 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:42 WIB

Kapus Moro Terjerat Kasus Narkoba, Dinkes Karimun Tunjuk Plh dan Koordinasi dengan BKPSDM

Berita Terbaru