Enam Dapur Makan Bergizi Gratis di Karimun Sudah Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi

- Author

Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Chatgpt

Ilustrasi. Foto: Chatgpt

Karimun, KepriHeadline.id – Sebanyak 17 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, tengah mengurus penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang mulai dijalankan secara bertahap sejak 6 Januari 2025. Program ini bertujuan menekan angka stunting, menciptakan generasi yang sehat dan cerdas, serta memperkuat ketahanan nasional.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun, Soerjadi, mengatakan hingga saat ini sebanyak enam SPPG di daerah tersebut telah resmi mengantongi SLHS.

“Sudah ada enam SPPG yang secara resmi memenuhi standar higiene dan sanitasi,” ujar Soerjadi, Rabu (29/10/2025).

Ia menjelaskan, dari total 17 dapur MBG di Karimun, sebagian besar kini masih dalam proses penerbitan sertifikat oleh instansi terkait.

“Insya Allah akhir bulan ini selesai semuanya. Seluruh SPPG di Karimun ditargetkan sudah memiliki SLHS,” katanya.

Baca Juga :  Pelayanan Izin Besuk di Rutan Karimun Kini Makin Mudah dengan Layanan E-Berpadu

Menurut Soerjadi, SLHS merupakan bukti tertulis bahwa suatu tempat pengolahan makanan telah memenuhi standar baku mutu serta persyaratan kesehatan, higienis, dan sanitasi sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

Ia menambahkan, Kementerian Kesehatan kini mempercepat proses penerbitan SLHS di berbagai daerah menyusul munculnya sejumlah kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan program MBG di beberapa wilayah.

Sertifikat tersebut menjadi acuan utama untuk memastikan setiap dapur penyedia MBG memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, sehingga makanan yang disajikan aman dikonsumsi masyarakat.

“Langkah percepatan ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus keracunan, sekaligus menjamin program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan utamanya, yakni meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat,” ujar Soerjadi.

(*)


Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Karimun Perkuat Sinergi dengan Kejari, FKUB, dan MUI di Hari Pertama Bertugas
Stok Beras Karimun Aman, Warga Diminta Tak Terpancing Isu Kelangkaan
Tinjau Kebun Wonotirto Lanal Karimun, Pangkogabwilhan I Dorong Swasembada Pangan Karimun
Dihadiri Lebih dari 3.000 Jemaat, Natal Oikumene Karimun Berlangsung Khidmat dan Meriah
Korban Terakhir Speed Boat Tenggelam di Perairan Karimun Ditemukan, Operasi SAR Ditutup
Pangkogabwilhan I dan Bupati Karimun Resmi Buka Festival Jong Nusantara 2026
Polres Karimun Gelar Kenal Pamit Kapolres, AKBP Yunita Stevani Resmi Jabat Kapolres Karimun
PT Timah Perkuat Budaya Kerja Lewat Workshop Culture untuk Dukung Transformasi Perusahaan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 16:21 WIB

Kapolres Karimun Perkuat Sinergi dengan Kejari, FKUB, dan MUI di Hari Pertama Bertugas

Senin, 12 Januari 2026 - 16:09 WIB

Stok Beras Karimun Aman, Warga Diminta Tak Terpancing Isu Kelangkaan

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:29 WIB

Tinjau Kebun Wonotirto Lanal Karimun, Pangkogabwilhan I Dorong Swasembada Pangan Karimun

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:05 WIB

Dihadiri Lebih dari 3.000 Jemaat, Natal Oikumene Karimun Berlangsung Khidmat dan Meriah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:49 WIB

Korban Terakhir Speed Boat Tenggelam di Perairan Karimun Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca