DP2KBP3A Karimun Gelar Pelatihan Penanganan Kasus TPPO dan Trauma Healing

- Author

Senin, 20 Oktober 2025 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DP2KBP3A Karimun Gelar Pelatihan Penanganan Kasus TPPO dan Trauma Healing

DP2KBP3A Karimun Gelar Pelatihan Penanganan Kasus TPPO dan Trauma Healing

Karimun, KepriHeadline.id – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Karimun menggelar Pelatihan Manajemen Kasus, Pendampingan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dan Trauma Healing, Senin (20/10/2025).

Kegiatan yang diikuti 49 peserta dari perwakilan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun ini berlangsung di Hotel Balai View, Kelurahan Tanjungbalai Karimun.

Plt Kepala DP2KBP3A Karimun, Yeli, mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

“Kami berharap melalui kegiatan ini terjalin sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan aparat penegak hukum dalam menangani kasus TPPO maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Yeli.

Menurut Yeli, hingga saat ini pihaknya telah mencatat 65 kasus yang terdata dalam aplikasi Symponi milik DP2KBP3A. Dari jumlah itu, 13 kasus melibatkan perempuan, sementara 42 kasus lainnya melibatkan anak.

Baca Juga :  Sempat Hilang, Nelayan Desa Semembang Ditemukan Meninggal Dunia

“Kasus yang menimpa perempuan umumnya berupa kekerasan, sedangkan pada anak sebagian besar terkait dengan kasus hukum. Totalnya bisa mencapai 20 kasus,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten II Pemerintah Kabupaten Karimun, Abdullah, menilai posisi geografis Karimun yang strategis di jalur perdagangan internasional membawa dampak ganda—mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menimbulkan potensi tindak pidana perdagangan orang.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memitigasi kasus TPPO serta kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Abdullah.

Ia menambahkan, hampir seluruh instansi vertikal di Karimun kini telah memiliki unit perlindungan perempuan dan anak.

“Secara nasional, masalah ini menjadi perhatian serius. Karena itu, pelatihan semacam ini penting dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah tindak kekerasan sejak dini,” ujarnya.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Karimun Granite Salurkan Bantuan PPM Desember 2025, Fokus Pendidikan hingga Keagamaan
Mobil Terios Tertimpa Pohon di Depan Masjid Baitul Taqwa Karimun
Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan
Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026
Karimun – Meranti Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong Ekonomi hingga Perkuat Layanan Pemerintahan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:23 WIB

PT Karimun Granite Salurkan Bantuan PPM Desember 2025, Fokus Pendidikan hingga Keagamaan

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:53 WIB

Mobil Terios Tertimpa Pohon di Depan Masjid Baitul Taqwa Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Berita Terbaru