Mayat Pria Ditemukan di Pondok di Tanjung Berlian Kundur, Diduga Meninggal Lebih dari Empat Hari

- Author

Selasa, 4 Februari 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban. Foto: Istimewa/KepriHeadline.id

Petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban. Foto: Istimewa/KepriHeadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Warga Kelurahan Tanjung Berlian Kota, Kecamatan Kundur Utara, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah pondok pada Senin sore, 3 Februari 2025.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Abdul Karim, seorang warga setempat, setelah mencium bau busuk menyengat yang berasal dari arah pondok di belakang rumahnya.

Kapolsek Kundur Barat, Iptu Ari Suandi, mengungkapkan bahwa korban diketahui berinisial EA (56), seorang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang selama ini tinggal seorang diri di pondok tersebut.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang tinggal sendiri di pondok itu,” ujar Iptu Ari pada Selasa, 4 Februari 2025.

Ia mengatakan, penemuan korban berawal dari kecurigaan tetangganya dengan bau busuk yang menyengat dari arah belakang rumah. Saat ditelusuri, bau busuk itu ternyata dari arah pondok tempat tinggal korban.

“Saksi mengecek dan sempat mencoba mengetuk pintu rumah korban, tetapi tidak ada jawaban,” katanya.

Merasa ada yang tidak beres, Saksi Abdul Karim memeriksa bagian belakang pondok. Ia mendapati banyak lalat beterbangan di sekitar area tersebut.

Ia pun segera memanggil tetangganya, Arizan, untuk memastikan kondisi korban. Setelah melihat ke dalam pondok, saksi 1 dan saksi 2 mendapati EA telah meninggal dunia.

“Saksi mendapati korban sudah meninggal dunia, dan hal itu langsung dilaporkan ke kepolisian,” katanya.

Dalam proses evakuasi, petugas mengalami kendala karena kondisi pondok yang penuh dengan barang bekas. Warga dan tim gabungan akhirnya memutuskan membuka dinding pondok untuk mempermudah proses evakuasi.

Ketika ditemukan, jenazah korban dalam posisi terlentang dan sudah dalam kondisi membusuk.

“Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan korban diperkirakan telah meninggal sekitar empat hari yang lalu. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya,” jelas Iptu Ari.

Menurut keluarga, korban terakhir kali terlihat oleh adik iparnya, Nurjanah, pada Kamis, 30 Januari 2025. Hingga saat ini, pihak kepolisian memastikan tidak ada indikasi tindak kriminal dalam kejadian ini.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB