Wabah Ulat Api Serang Perkebunan Warga di Desa Pelambung

- Author

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ulat Api menggerogoti pohon mangga milik warga di Pelambung, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing. (FOTO: ricky/kepriheadline.id)

Ulat Api menggerogoti pohon mangga milik warga di Pelambung, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing. (FOTO: ricky/kepriheadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Ribuan Ulat Api menyerang tanaman perkebunan milik warga RT 002 RW 001 Pelambung, Desa Pongkar Kecamatan Tebing, Selasa, 21 Mei 2024.

Ulat-ulat itu bermunculan sejak tiga bulan lalu, dan telah merusak puluhan tanaman milik warga di lokasi tersebut.

Yani, Warga Pelambung mengatakan, serangan wabah ulat api itu baru disadari pertama kali ketika melihat daun-daun pohon kelapa yang berada di sekitar rumah rusak.

“Sadar itu setelah melihat pohon kelapa, daun-daunnya hilang, kering dan rusak. Saat di cek, ternyata banyak ulat api,” kata Yani ditemui dirumahnya, Selasa, 21 Mei 2024.

Ia mengatakan, ulat-ulat itu mulai muncul pada bulan Maret lalu dan terus mengalami penambahan hingga jumlahnya semakin banyak.

“Pohon-pohon kelapa itu habis semuanya dimakan ulat. Selain pohon kelapa, ulat-ulat itu juga mulai menyerang pohon mangga dan pohon jambu milik warga,” ujarnya.

Menurutnya, soal wabah ulat api ini, Pemerintah Desa telah turun ke lokasi untuk melihat keadaannya. Namun belum diketahui, langkah apa yang akan dilakukan untuk mengurangi populasi ulat-ulat tersebut.

“Katanya sudah pernah dilakukan pengasapan, tetapi hanya mengurangi saja, dan akhir-akhir ini populasinya semakin banyak,” katanya.

Ia berharap, serangan wabah ulat api ini segera dapat ditangani oleh Pemerintah Daerah, karena dikhawatirkan ulat-ulat utu terus bertambah dan akan menyerang rumah warga.

“Ini kalau tidak disapu pasti masuk ke runah. Kami harap ini segera bisa hilang, dan tidak menyebar lagi, karena takut kena anak-anak dan masuk ke dalam rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun Sukriyanto Jaya Putra mengatakan, terkait penanganan wabah ulat api itu, pihaknya bersama Pemerintah Desa telah turun ke lapangan untuk melakukan observasi. Dimana, hasil observasi itu nantinya akan dibawa ke dalam rapat untuk dicarikan solusi penanganannya.

“Sebenarnya sudah dilakukan langkah penanganan dengan dilakukan pengasapan, namun itu hanya mengurangi populasinya aja. Beberapa hari ini, jumlahnya semakin banyak, sehingga kami menurunkan tim ke lapangan untuk langkah penanganan lainnya,” kata Sukri.

Sukri mengatakan, pihaknya masih akan mempertimbangan untuk dilakukan langkah penyemprotan menggunakan racun kimia. Hal itu, karena penggunaan bahan kimia sangat berbahaya sehingga harus melalui kajian yang panjang.

“Karena bahan kimia berbahaya, jadi tidak sembarangan. Kita lihat hasik rapat koordinasi siang ini antara Pemerintah Desa dan Tim dari Dispantan, tekait bagaimana solusinya,” kata Sukri

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Kartini, Lanal Tanjung Balai Karimun Gelar Lintas Medan dan Tanam Pohon di Gunung Jantan
Sopir Avanza Maut di Coastal Karimun Diduga Mabuk Usai Dugem, Tabrak Keluarga hingga Tewas
Anak 12 Tahun Tenggelam di Kolong Belakang Kantor Desa Gemuruh
BreakingNews! Mobil Avanza Tabrak Satu Keluarga di Coastal Area, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara
Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam
PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan
Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:25 WIB

Peringati Hari Kartini, Lanal Tanjung Balai Karimun Gelar Lintas Medan dan Tanam Pohon di Gunung Jantan

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WIB

Sopir Avanza Maut di Coastal Karimun Diduga Mabuk Usai Dugem, Tabrak Keluarga hingga Tewas

Minggu, 19 April 2026 - 12:59 WIB

Anak 12 Tahun Tenggelam di Kolong Belakang Kantor Desa Gemuruh

Minggu, 19 April 2026 - 10:12 WIB

BreakingNews! Mobil Avanza Tabrak Satu Keluarga di Coastal Area, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Jumat, 17 April 2026 - 16:33 WIB

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Dua tersangka dugaan korupsi surat tanah di Desa Pangke digiring ke Mobil Tahanan.

KARIMUN

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:33 WIB