Dua Bulan Hilang, Kakek 79 Tahun di Desa Penarah Ditemukan Tinggal Tengkorak

- Author

Selasa, 19 Desember 2023 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi kerangka manusia yang ditemukan di Hutan Panjang Desa Sebele. Foto: KepriHeadline.id

Proses evakuasi kerangka manusia yang ditemukan di Hutan Panjang Desa Sebele. Foto: KepriHeadline.id

Karimun, KepriHeadlinne.id – Kakek berusia 79 tahun bernama Sujari warga Dusun III Desa Penarah Kecamatan Belat yang sebelumnya dikabarkan hilang pada 14 Oktober 2023 lalu, ditemukan meninggal dunia.

Sujari ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dan tinggal kerangka di kebun warga Hutan Panjang Dusun I RT RW 01 Desa Sebele.

Penemuan kerangka Sujari dibenarkan Babinsa Belat Serda Suhendra. Ia mengatakan, kerangka Sujari ditemukan sekira pukul 11.45 WIB pada 19 Desember 2023.

“Iya benar, kami mendapatkan laporan dari Babinkamtibmas Belat bahwa warga bawah batang menemukan sesosok mayat yang sudah menjadi tulang belulang di hutan panjang Desa Sebele,” kata Serda Suhendra.

Disebutkannya, jasad Sujari kemudian dilakukan evakuasi ke rumahnya dan selanjutnya dilakukan Visum ET Repertum di rumah duka.

Setelah dikonfirmasi oleh pihak keluarga Korban dan ditambah dengan hasil penemuan pakaian yang di kenakan Jenazah (Korban) bahwasannya korban yang menjadi tulang belulang adalah Bapak Sujari.

“Tadi juga sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarga bahwa kerangka manusia itu benar Sujari Waega Desa Penarah yang hilang sejak 14 Oktober 2023,” katanya.

Sebelumnya, dikabarkan seorang pria paruh baya bernama Sujari bin Miswadi (79), warga Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dikabarkan menghilang.

Sujari diketahui tak kunjung kembali ke rumah sejak Sabtu 14 Oktober 2023.

Menurut Kadir, anak dari Sujari, ayahnya sehari-hari memang keluar rumah dari jam 07.00 WIB, dan kembali sebelum waktu magrib.

“Bapak itu memang suka berjalan. Hari Sabtu itu keluar pagi dan balik sebelum Magrib. Tapi hari itu tak balik. Mamak saya datang ke rumah hari Minggu, bilang bapak tak pulang. Rumah saya sama rumah bapak tak terlalu jauh,” terang Kadir, Sabtu, 21 Oktober 2023.

Pencarian korban sempat berlangsung beberapa waktu oleh pihak keluarga dan dibantu oleh masyarakat, namun tidak ada ditemukan keberadaan Sujari. Hingga pada 19 Desember 2023, penemuan kerangka manusia akhirnya mengungkap keberadaan dan kondisi Sujari selama ini.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun
Bupati Karimun Hadiri Sailaway Proyek Tangguh UCC, Sebut Karimun Kini Bertaraf Dunia
Pengadaan Mobil Dinas Pemkab Karimun Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Bupati
Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Tersangka Diamankan
Batu Lipai Kopi Kini Tak Hanya Sajikan Kopi, Menu Makanan Baru Jadi Daya Tarik
Ruko Kosong di Karimun Dibobol Maling, Kabel Instalasi hingga Plafon Digasak
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Motor di Asrama Polisi Kapling
TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Sungai Mata Satu

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:31 WIB

PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:44 WIB

Bupati Karimun Hadiri Sailaway Proyek Tangguh UCC, Sebut Karimun Kini Bertaraf Dunia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:31 WIB

Pengadaan Mobil Dinas Pemkab Karimun Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Bupati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:37 WIB

Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Tersangka Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:32 WIB

Batu Lipai Kopi Kini Tak Hanya Sajikan Kopi, Menu Makanan Baru Jadi Daya Tarik

Berita Terbaru